Tuesday, February 8, 2011

Kentang Bisa Turunkan Berat Badan

Kentang Bisa Turunkan Berat Badan


detikfood.com- Kentang goreng atau kentang kukus, sama enaknya. Kentang memang jadi sumber karbohidrat dan kalori. Namun, bukan berarti kentang bisa menjadi penyebab bertambahnya lemak tubuh. Justru dengan makan kentang secara teratur berat badan bisa turun!

Kentang menjadi salah satau sumber karbohidrat yang baik. Kentang bisa membantu menurunkan berat badan meskipun juga sumber kalori. Kadar gula yang terdapat dalam kentang juga jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan nasi. Sehingga cukup aman dikonsumsi oleh mereka yang menderita diabetes.

"Menurunkan berat badan tidak hanya berkaitan dengan mengurangi jenis makanan tertentu atau bahkan berhenti makan makanan tertentu. Tapi juga mengurangi asupan kalori yang masuk dalam tubuh," jelas Britt Burton-Freeman, salah satu pengajar di University of California.

"Tidak ada bukti yang mengatakan kalau kentang bisa menambah penimbunan lemak dan menyebabkan kegemukan jika diproses dengan cara benar. Justru malah membantu program diet yang dijalankan," imbuhnya.

Para peneliti di University of California telah melakukan pengamatan kepada 86 orang, baik pria maupun wanita yang memiliki masalah obesitas. Selama kurang lebih 12 minggu mereka telah diukur tingkat indeks Glikemik (glycemic index)-ukuran dampak karbohidrat terhadap kadar gula darah- setelah melakukan diet dengan makan kentang.

Mereka makan 5 hingga 7 porsi kentang setiap minggunya. Hasil penelitian menemukan bahwa ada penurunan berat badan yang cukup tinggi pada kelompok ini. Kentang yang mereka komonsumsi adalah kentang yang berukuran sedang, dengan kandungan kalori kurang lebih 110 kalori per buah.

"Kandungan kalium dalam satu buah kentang ini sekitar 620 gram melebihi pisang, dan mensuplai hampir setengah dari kadar vitamin C yang dibutuhkan setiap harinya (45%). Kentang tidak mengandung sodium dan bebas kolesterol selama proses memasaknya sesuai, seperti direbus atau dipanggang," tutup Britt Burton-Freeman.
sumber: www.detikfoood.com

Pisang Cegah Serangan Jantung

Pisang Cegah Serangan Jantung


Detikfood.com_ Buah yang berkulit kuning ini memang sudah populer. Rasanya manis dan beraroma wangi. Selain dimkaan sebagai buah segar atau untuk kue, pisang sangat kaya gizi. Bisa membuat jantung lebih sehat dan perasaan lebih nyaman. Kok bisa ya?

Suka makan  pisang? Kalau ya, berarti manfaatnya bakal Anda rasakan.  Pasalnya, mereka yang sering makan pisang, tidak hanya menjadi kenyang tetapi juga mendapat sejumlah manfaat lain.  Buah ini mengandung banyak kalium, energi, vitamin, dan enzim. Seperti sukrosa, glukosa, dan laktosa sebanyak 14,8 gram dan 1 gram protein (2% dari komnsumsi harian yang disarankan). Juga memiliki 400 mg kalium (10% dari konsumsi yang disarankan setiap hari).

Sebuah studi menunjukkan jika  makan pisang setiap hari, mendapat resiko 22% lebih rendah terkena penyakit jantung daripada orang yang tidak makan pisang.  Kandungan kaliumnya yang tinggi mampu meningkatkan keteraturan denyut jantung, mengaktifkan kontraksi otot, dan membantu mengatur tekanan darah.

Konsumsi kalium yang cukup, dapat mengurangi efek natrium yang bisa meningkatkan tekanan darah dan bisa menurunkan resiko terhadap serangan stroke. Satu buah pisang memiliki 4 gram atau 16% serat  yang disarankan untuk dikonsumsi per hari. Serat ini memperlancar pencernaan dan membuat sistem kardiovaskular berjalan lebih baik.

Di saat sedang stres, metabolisme tubuh bekerja lebih berat dan ini membuat kadar kalium menurun drastis.  Makan  pisang akan memberi pasokan kalium yang cepat dan juga menormalkan fungsi sistem saraf.

Kandungan nutrisi, seperti asam folat, magnesium, vitamin A, vitamin C, dan potasium.yang ada di dalam pisang  berperan penting untuk mendorong produksi serotonin atau hormon kebahagiaan. Hormon inilah yang berfungsi meningkatkan mood dan memberi rasa sehat, tenang dan nyaman  dalam diri tiap orang.

Kandungan sodiumnya yang rendah. membuat pisang aman dikonsumsi bagi orang yang terkena tekanan darah tinggi dan melakukan diet rendah garam, tetapi membutuhkan kalium. Badan Pengawasan Obat dan Makanan Amerika Serikat (US Food and Drug Administration) menyatakan, konsumsi satu buah pisang per hari bisa  mengobati tekanan darah tinggi. Tekanan darah tinggi inilah yang memicu terjadinya serangan stroke atau jantung.
sumber : www.detikfood.com