Showing posts with label kentang. Show all posts
Showing posts with label kentang. Show all posts

Tuesday, June 21, 2011

Ingin Ramping? Makan Kentang Saja!

Ingin Ramping? Makan Kentang Saja!
Foto: www.flickriver.com 
detikfood.com - Ada banyak cara untuk menjaga tubuh agar tetap langsing. Tanpa perlu minum obat pekangsing, banyak makanan enak bisa tetap dimakan. Seperti pir, kentang atu popcorn. Khasiat dasyatnya bikin tubuh tidak melar.

Mendapatkan tubuh ramping, tidak hanya cukup dengan berolahraga secara teratur saja, atau menelan pil pelangsing. Makanan yang tepat pun merupakan kunci utama yang bisa menjaga berat badan tetap stabil.

Berikut ini beberapa bahan makanan yang direkomendasikan oleh geniusbeauty yang bermanfaat untuk membakar lemak tubuh.

Kacang hitam
Kacang jenis ini kaya akan protein, serat, dan sejumlah nutrisi penting lainnya serta tidak mengandung lemak. Warnanya yang pekat menunjukkan bahwa kacang jenis ini tinggi akan flavonoid, yang baik untuk menghancurkan lemak pada perut.

Buah Pir
Pir merupakan salah satu buah yang rendah kalori dan kaya akan serat, yang sangat aman dimakan setiap hari sebelum sarapan, makan siang dan makan malam. Kandungan katekin dan flavonol yang merupakan antioksidan pada pir, mampu menghancurkan lemak dalam tubuh.

Popcorn
Popcorn yang tidak ditambahkan pemanis atau garam bisa dijadikan makanan untuk berdiet. Popcorn jagung termasuk dalam kelompok biji-bijian utuh seperti gandum utuh, buckwheat atau beras merah yang mengandung karbohidrat kompleks yang lama dicerna, sehingga memberi rasa kenyang lebih lama.

Kentang
Kentang yang dingin mengandung glymecic index (GI) lebih rendah dibandingkan kentang panas. Makan makanan dengan GI rendah akan membuat perut merasa kenyang lebih lama, sehingga mencegah makan berlebihan. Makanlah kentang dingin bersama sayuran segar atau yang direbus dalam salad. Tambahkan tofu, ikan salmon atau daging ayam tanpa kulit, untuk menambah sumber protein.

Kacang dan biji - bijian
Kacang dan biji - bijian memiliki asam lemak tak jenuh yang baik bagi tubuh, serta beresiko rendah terhadap obesitas dan penumpukan lemak jahat. Konsumsilah makanan ini sebagai camilan pengganti permen atau cookies.

Teh
Teh dikenal sebagai minuman kesehatan yang efektif merampingkan tubuh. Menurut sejumlah penelitian, sel lemak menyerap 70% lebih sedikit asupan lemak berkat minum teh putih (white tea). Teh juga bisa menghancurkan lemak yang tersimpan dalam sel-sel lemak. Minum 1 cangkir teh hijau/ putih 5 kali sehari, bisa bikin tubuh tidak melar.

Cuka Apel
Dalam cuka apel atau cider vinegar, terdapat acetic acid yang bisa menstimulasi pembakaran lemak dan mencegah akumulasi lemak dalam tubuh. Namun, rasanya yang asam bisa berbahaya bagi lambung, terutama penderita maag. Cuka apel cukup aman, jika digunakan sebagai salad dressing, tambahkan pada jus atau minuman lain.
sumber : www.detikfood.com

Friday, March 18, 2011

Tauge dan Telur Bisa Jadi Sumber Penyakit!

Tauge dan Telur Bisa Jadi Sumber Penyakit!
Foto: thorunnsteins.files.wordpress.com


detikfood.com - Sayuran dan bahan makanan sehat yang telah dipilih dengan cermat bisa juga menjadi sumber datangnya penyakit. Karena itu kenali cara menanganinya dan olah dengan tepat sehingga membuat tubuh menjadi sehat, bukan malahan jadi sakit!

Sayuran hijau, buah-buahan, memang sangat baik untuk tubuh karena kaya akan vitamin dan  mineral. Namun makanan segar dan sehat tersebut ternyata juga bisa jadi sarang penyakit.

The Center for Science in the Public Interest telah membuat daftar 10 jenis makanan yang bisa menjadi salah satu penyebab timbulnya penyakit. "Waspada terhadap bahayanya tapi bukan berarti menghindari makanannya. Mengolah dengan baik bisa terhindar dari penyakitnya," ujar Sarah Klein, CSPI staff.

Sayuran Hijau

Sayuran hijau disukai karena mengandung serat yang tinggi dan  antioksidan. Namun sayuran hijau bisa menjadi penyebab beberapa jenis penyakit yang ditimbulkan oleh bakteri yang dibawa dari air sewaktu menanam. Untuk menghindarinya, cucilah sayuran di bawah air yang mengalir agar bakteri dan kotoran larut bersama air.

Telur
Telur merupakan sumber protein hewani yang baik. Sarapan telur bisa menghindarkan diri  'kalap' saat makan siang. Meski begitu, telur sangat mudah terkontaminasi dengan bakteri Salmonella. Perhatikan benar-benar proses memasaknya. Pastikan telur yang  dimakan sudah matang agar kuman-kuman mati dalam proses pematangan.

Ikan Tuna
Ikan tuna adalah jenis ikan yang mudah terkontaminasi dengan scombrotoxin yang bisa menyebabkan sakit kepala dan kram. Apabila ikan tuna disimpan dalam suhu lebih dari yang seharusnya, maka toksin tersebut akan sulit hilang meskipun sudah melalui proses pemasakan.

Kentang

Kentang kecil yang sering dibuat campuran rendang biasa dimasak tanpa dikupas kulitnya. Jika dibersihkan dengan benar bakteri serta zat kimia yang menempel di kulit bisa hilang. Bakteri yang kerap kali menempel pada kentang diantaranya adalah Salmonella, E. Collidan Shigella.

Keju
Keju memang enak rasanya, namun juga mengandung beragam bakteri karena memang dibutuhkan selama proses pembuatan keju. keju bisa saja terkontaminasi bakteri Salmonella atau Listeria. Tak heran jika ibu hamil tidak dianjurkan makan keju
seperti fetta chese, blue cheese untuk menghindari bakteri yang ada di dalamnya.

Tomat
Karena tomat dikonsumsi berikut kulitnya, pastikan selalu mencuci di bawah air yang mengalir.  Pastikan pula alat memasak yang digunakan seperti pisau untuk memotong sudah dalam kondisi bersih.

Tauge
Kadang suka malas membersihkan bagian ujung dari tauge. Padahal hal ini penting dilakukan agar tauge cukup aman di konsumsi. Proses membuang akarnya cukup makan waktu karena itu sering dibiarkan bersama akarnya. Mulai saat ini, luangkan
waktu untuk membersihkan tauge agar lebih bersih dan sehat saat dimakan.
sumber : www.detikfood.com

Tuesday, February 8, 2011

Kentang Bisa Turunkan Berat Badan

Kentang Bisa Turunkan Berat Badan


detikfood.com- Kentang goreng atau kentang kukus, sama enaknya. Kentang memang jadi sumber karbohidrat dan kalori. Namun, bukan berarti kentang bisa menjadi penyebab bertambahnya lemak tubuh. Justru dengan makan kentang secara teratur berat badan bisa turun!

Kentang menjadi salah satau sumber karbohidrat yang baik. Kentang bisa membantu menurunkan berat badan meskipun juga sumber kalori. Kadar gula yang terdapat dalam kentang juga jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan nasi. Sehingga cukup aman dikonsumsi oleh mereka yang menderita diabetes.

"Menurunkan berat badan tidak hanya berkaitan dengan mengurangi jenis makanan tertentu atau bahkan berhenti makan makanan tertentu. Tapi juga mengurangi asupan kalori yang masuk dalam tubuh," jelas Britt Burton-Freeman, salah satu pengajar di University of California.

"Tidak ada bukti yang mengatakan kalau kentang bisa menambah penimbunan lemak dan menyebabkan kegemukan jika diproses dengan cara benar. Justru malah membantu program diet yang dijalankan," imbuhnya.

Para peneliti di University of California telah melakukan pengamatan kepada 86 orang, baik pria maupun wanita yang memiliki masalah obesitas. Selama kurang lebih 12 minggu mereka telah diukur tingkat indeks Glikemik (glycemic index)-ukuran dampak karbohidrat terhadap kadar gula darah- setelah melakukan diet dengan makan kentang.

Mereka makan 5 hingga 7 porsi kentang setiap minggunya. Hasil penelitian menemukan bahwa ada penurunan berat badan yang cukup tinggi pada kelompok ini. Kentang yang mereka komonsumsi adalah kentang yang berukuran sedang, dengan kandungan kalori kurang lebih 110 kalori per buah.

"Kandungan kalium dalam satu buah kentang ini sekitar 620 gram melebihi pisang, dan mensuplai hampir setengah dari kadar vitamin C yang dibutuhkan setiap harinya (45%). Kentang tidak mengandung sodium dan bebas kolesterol selama proses memasaknya sesuai, seperti direbus atau dipanggang," tutup Britt Burton-Freeman.
sumber: www.detikfoood.com