Showing posts with label hipertensi. Show all posts
Showing posts with label hipertensi. Show all posts

Sunday, October 30, 2011

Labu Kuning Cegah Katarak

Labu Kuning Cegah Katarak
Foto : genuinekentucky.com


detikfood.com - Mau ikutan Halloween Party akhir pekan ini? Labu kuning akan jadi primadona sajian saat pesta. Untuk pie, puding, roti, keripik atau cake rasanya tetap legit enak. Kecuali itu labu cantik yang jadi aneka hiasan ini juga kaya akan betakaroten.

Waluh atau labu kuning merupakan sekelompok tumbuhan merambat kelompok labu-labuan (Cucurbitaceae). Pohon ini menghasilkan buah dengan ukuran yang besar, berwarna kuning oranye. Berasal dari benua Amerika, dan kini menyebar di banyak tempat yang memiliki iklim hangat.

Labu jenis ini kulitnya berwarna oranye atau kuning atau hijau. Semakin cerah warnanya semakin banyak pula kandungan beta-karoteinnya. Labu kuning juga kaya akan vitamin A, C, E, zinc, potasium, magnesium, kalsium, serat, protein, niacin dan selenium serta karbohidrat.

Karenanya labu yang bisa mencapai ukuran besar ini juga membawa beragam manfaat hebat untuk mencegah beragam penyakit, di antaranya:

Stroke
Labu kuning kaya akan antioksidan beta-karotein yang bisa dijadikan sebagai anti inflamasi. Makan labu kuning secara teratur bisa mencegah pengendapan kolesterol pada dinding arteri yang bisa menurunkan resiko stroke.

Penuaan dini
Senyawa alpha-karotein, vitamin A, C dan zinc pada labu kuning bertindak sebagai obat alami untuk memperlambat proses penuaan, mencegah keriput dan menghaluskan kulit.

Katarak
Labu kuning mengandung senyawa alpha-carotene, antioksida, lutein dan zeaxanthin. Nutrisi ini dapat mencegah penuaan dini, memelihara kesehatan mata, dan mencegah terjadinya katarak, dan degenerasi makula yang bisa menyebabkan kebutaan.

Sembelit
Kandungan seratnya yang terbilang tinggi sangat baik untuk menjaga sistem saluran pencernaan dan mencegah terjadinya sembelit.

Hipertensi
Kandungan potasium pada labu jenis ini, bisa membantu mengurangi resiko tingkat darah tinggi atau hipertensi dalam tubuh.

Memperkuat Tulang
Labu kuning mengandung zinc yang baik untuk memperkuat masa tulang dan mencegah terjadinya sel-sel tubuh yang rusak karena radikal bebas. Makan labu kuning secara cukup juga bisa cegah osteoporosis.
sumber : www.detikfood.com

Tuesday, April 5, 2011

Dedaunan yang Bisa Mengatasi Kurang Darah

img
foto: Thinkstock

detikhealth.com, Semua jenis sayuran hijau pada dasarnya bermanfaat untuk meningkatkan produksi sel darah merah atau hemoglobin (Hb) dan mencegah anemia atau kurang darah. Beberapa di antaranya bahkan terbukti bisa menggantikan suplemen penambah darah.

Anemia merupakan kondisi kekurangan sel darah merah, yang mengakibatkan transportasi oksigen ke otak dan jaringan lainnya tidak lancar. Dampaknya adalah sering merasa pusing, tubuh cepat letih, pikiran susah konsentrasi dan wajah tampak lebih pucat.

Menurut penelitian, kandungan zat besi dalam sayuran hijau mampu meningkatkan produksi sel darah merah atau hemoglobin (Hb). Dari sekian banyak sayuran hijau, ada beberapa yang secara tradisional digunakan sebagai obat untuk mengatasi kurang darah.

Jenis-jenis sayur atau dedaunan tersebut adalah sebagai berikut seperti dikutip dari Nigerian Tribune, Senin (4/4/2011).

1. Daun jambu
Manfaat jambu biji atau guava bukan hanya terletak pada buahnya yang bisa meningkatkan sel-sel trombosit pada penderita demam beradarah dengue. Daunnya juga mempengaruhi pembentukan sel darah, khususnya hemoglobin pada penderita kurang darah.

Dalam tradisi orang Afrika, rebusan daun jambu biji diminum untuk mengatasi anemia. Penelitian di University of Calabar membuktikan bahwa pengaruhnya terhadap peningkatan hemoglobin cukup signifikan dan tidak menimbulkan efek samping pada ginjal.

2. Daun ubi jalar
Dalam penelitian yang dipublikasikan di Journal of Medicine and Biomedical Research tahun 2007 terungkap, ekstrak daun ubi jalar mampu meningkatkan aktivitas organ-organ yang terlibat dalam pembentukan sel darah merah antara lain hati dan sumsum tulang belakang.

3. Daun rumput kambing
Babadotan (Ageratum Conyzoides) atau dikenal juga dengan nama rumput kambing (Billy-goat weed) mudah ditemukan di mana saja, termasuk di pekarangan. Tanaman semacam rumput yang berbunga putih ini sebenarnya termasuk gulma atau tanaman pengganggu bagi petani.

Karena mengandung senyawa antibakteri, warga sering menggunakannya untuk mengobati luka. Selain itu, sebuah penelitian dalam Nigerian Journal of Physiological Sciences membuktikan daunnya kaya akan zat besi sehingga ekstraknya bisa mengobati kurang darah.

4. Daun labu
Berbagai studi menunjukkan ekstrak daun labu cukup efektif meningkatkan regenerasi hemoglobin dengan cara menstabilkan membran sel darah. Dalam uji klinis terbatas pada 30 wanita hamil di wilayah pedesaan di Afrika, ekstrak tersbeut secara signifikan mampu meningkatkan kadar zat besi ketika diberikan bersama-sama dengan telur dan susu 3 kali/hari selama 7 hari.
sumber : detikhealth,com

Wednesday, March 30, 2011

Alpukat Bikin Jantung Sehat

detikfood.com - Alpukat merupakan buah yang sangat enak, yang dapat dijadikan makanan ataupun minuman. Namun, tidak sedikit orang yang menghindarinya dengan alasan membuat gemuk. Padahal jika dimakan secara teratur buah yang memiliki bentuk sexy ini ternyata mampu mencegah penyakit jantung!

Buah yang memiliki nama asing advocat atau avocado pear ini, mempunyai tekstur dan rasa yang lembut dan gurih. Dibalik rasanya yang enak, ternyata buah bekulit hijau ini memiliki nutrisi penting yang baik untuk menjaga dan memelihara kesehatan jantung.

Seperti yang diulas bolohealth, tidak hanya buah alpukat saja yang baik untuk jantung. Tetapi, makan telur dalam jumlah yang disarankan juga memberikan dampak baik untuk menjaga serta melindungi kesehatan jantung anda.

Kini, tidak ada lagi alasan untuk menghindari buah alpukat karena kandungan lemaknya yang cukup tinggi. Karena lemak yang ada dalam buah ini terbilang baik dan memiliki kandungan  monounsaturated yang dapat menurunkan LDL (kolesterol jahat), dan menaikan kadar HDL (kolesterol baik) di dalam tubuh.

Alpukat memang memiliki lemak tinggi 71 - 88 %  atau sekitar 20 kali lebih besar dari buah lain. Namun, lemak ini mengandung monounsaturated fatty acids atau lemak tak jenuh tunggal. Fakta menyebutkan, lemak monounsaturated di dalam makanan dapat menurunkan kadar triglyceride atau lemak darah yang dikenal dengan kolestrol jahat.

Menurut Early Show co-anchor Harry Smith dan disetujui pula oleh CBS News Medical Correspondent Dr Jennifer Ashton, bahwa makan alpukat secara teratur dapat meningkatkan kadar HDLdan menurunkan kadar LDL pada tubuh yang merupakan sumber lemak baik.

Selain itu menurut CBS News Medical Correspondent Dr Jennifer Ashton, telur juga ternyata baik untuk mereka yang terkena masalah kesehatan jantung. Telur memang memiliki jumlah kolestrol yang tinggi, namun jika makan telur dengan jumlah teratur atau tidak berlebihan, masih terbilang aman.

Sebab dalam satu butir telur memberikan 215mg, sedangkan tubuh memerlukan 300 mg kadar kolestrol baik, yang diperlukan tubuh. Karenanya, jika jumlah kolestrol dalam tubuh masih normal, masih bisa makan sebutir telur per hari.

Karena itu, cermatlah dalam memilih makanan. Usahakan pilih makanan sehat yang dapat mengurangi dan menetralisir lemak jahat dalam tubuh. Bisa mencobanya dengan makan buah alpukat dalam takaran yang terkontrol dan pastikan untuk makan buah alpukat tanpa tambahan gula atupun susu.
www.detikfood.com

Susu Rendah Lemak Turunkan Tekanan Darah

Susu Rendah Lemak Turunkan Tekanan Darah


detikfood.com- Menderita tekanan darah tinggi? Untuk menurunkan tekanan darah tinggi tidak harus dengan menggunakan obat-obatan. Dengan minum teh herbal atau jus buah cranberry secara teratur, tekanan darah bisa dikendalikan.

Darah tinggi adalah salah satu gangguan aliran darah yang banyak diderita orang. Pola makan yang tidak teratur dan makan sembarangan bisa menjadi salah satu penyebabnya. Meskipun demikian, bukan berarti tekanan darah tinggi tidak bisa diatasi. Dengan meminum beberapa jenis minuman berikut ini, tekanan darah tinggi bisa dikendalikan dengan baik.

Penelitian yang dilakukan di Institute of Medicine Februari lalu,memberikan hasil yang baik. Dengan mengkonsumsi sayuran, buah-buahan tekanan darah tinggi bisa dikendalikansekaligus mengkontrolnya. Dan di dalam jurnal tersebut, disebutkanlah 3 jenis minuman yang bisa menurunkan darah tinggi, diantaranya:

Susu Rendah Lemak
Potasium dan Kalsium adalah dua jenis nutrisi yang berkaitan dengan tekanan darah tinggi. Kebutuhan potasium dan kalsium yang terpenuhi dengan baik adalah salah satu syarat mendapatkan tekanan darah yang normal. Kebutuhan potasium dan klasium sekaligus bisa didapat dari susu. Pilihlah susu yang rendah lemak atau bahkan bebas lemak, karena lemak pada produk susu mengandung asam palmitat yang dapat menghambat pembuluh darah untuk rileks dan fleksibel. Seperti yang dikatakan Estefania Toledo, MD, Ph.D., dari University of Navarra, Spanyol.

Teh Herbal
Di pasaran banyak yang menjual teh herbal yang dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi, salah satunya adalah hibiscus tea. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Diane L. McKay, Ph.D. yang telah ditulis di Journal of Nutrition 2010 silam, hibiscus tea mengandung antioksidan serta anthocyanins yang bekerja bersama menjaga tekanan darah tetap dalam keadaan normal. Hibiscus tea ini menjaga pembuluh darah agar tidak mengalami penyempitan sehingga aliran darah tetap lancar.

Jus Cranberry

Salah satu buah yang termasuk ke dalam jenis berry-berry-an ini tidak kalah dengan buah lainnya. Manfaat jus buah cranberry serupa seperti red wine, berdasarkan penelitian yang telah dilakukan di the Journal of Agricultural and Food Chemistry tahun lalu. Jus cranberry memompa antioksidan proanthocyanidins yang dapat menghambat sintesis dari senyawa ET-1 yang dapat mengikis pembuluh darah.
sumber : www.detikfood.com

Friday, March 11, 2011

Diet a la Mediterania

Diet a la Mediterania
Foto: www.safe-and-easy-weightloss.com


detikfood.com- Beberapa tahun terakhir ini, banyak sekali jenis diet bermunculan. Mulai dari diet karbo, diet rendah lemak, diet gula hingga diet Mediterania. Tujuannya tetap sama, namun dengan metode yang berbeda. Nah, apa sih yang dimaksud dengan diet Mediterania?

Ingin tubuh yang ideal bak seorang model? Tidak sedikit orang yang melakukan diet ketat untuk mendapatkannya. Konsultasi dengan dokter gizi, melakukan berbagai macam diet, mulai dari diet karbo, diet gula, diet golongan darah, hingga diet yang banyak cukup populer di luar negeri.

Salah satunya adalah diet Mediterania. Pola diet ini ditandai dengan cara mengkonsumsi makanan yang mengandung asam lemak tak jenuh tunggal. Seperti dari buah zaitun, dan minyak zaitun. Serta ditambahkan dengan menu lainnya seperti buah-buahan, sayuran, sereal gandum, dan produk susu rendah lemak.

Diet Mediterania ini cukup membawa efek yang positif, selain membantu sistem metabolisme tubuh menjadi lebih baik, diet ini juga menurunkan kadar trigliserida, tekanan darah, metabolisme glukosa, dan kadar kolesterol jahat dalam darah.

"Kesehatan manusia jaman sekarang ini cenderung menurun, dikarenakan metabolisme tubuh tidak baik. Penyakit jantung, diabetes dan obesitas adalah tiga diantara penyakit yang kerap kali dijumpai di masyarakat," ujar Demosthenes Panagiotakos, profesor di biostatistik-Epidemiologi Gizi, Departemen Ilmu Diet - Nutrisi, Harokopio University of Athens.

Diet Mediterania adalah salah satu diet yang sudah cukup terkenal dan bisa dipelajari dengan cepat. Berdasarkan penelitian
diet ini bisa menurunkan resiko kematian yang disebabkan oleh penyakit jantung, diabetes, obesitas, dan juga kanker.

Hal ini dikarenakan anti-oksidan dan juga efek anti-inflamasi yang didapat dari diet Mediterania secara keseluruhan. Karena makanan yang dikonsumsi seperti zaitun, ikan salmon, sayuran hijau, dan buah-buahan mengandung anti-oksidan yangtinggi. "Dengan mengatur pola makan ini, bisa membantu menjag akesehatan tubuh dan tidak hanya menurunkan berat badan dan membentuk tubuh yang ideal." tutupnya.
sumber : www.detikfood.com

Tuesday, March 8, 2011

Soft Drink Picu Tekanan Darah Tinggi

Soft Drink Picu Tekanan Darah Tinggi
Foto: www.healthspablog.org
detikfood.com- Minuman bersoda, jus buah atau energy drink  digemari hampir setiap orang. Karena rasanya manis, segar dan bisa menghilangkan dahaga. Dibalik rasa enaknya ternyata minuman ini bisa   meningkatkan risiko diabetes, obesitas, dan tekanan darah tinggi.

Saat udara panas, segelas air soda dingin atau minuman manis lainnya pastilah menjadi pelepas dahaga yang dicari. Namun, mulai sekarang berhati-hatilah dengan minuman bersoda ini. Sebab, tidak hanya memicu naiknya kadar gula dalam darah tetapi juga bisa meningkatkan tekanan darah.

Menurut para ahli seperti dikutip BBC, mengkonsumsi minuman manis terlalu banyak dapat berakibat naiknya resiko terkena diabetes, dan penyakit jantung. Tekanan darah tinggi pun beresiko naik secara bertahap untuk setiap minuman manis yang diminum tiap hari.

Fruktosa yang terdapat pada soda, minuman pembangkit energi (energy drink) dan minuman buah yang diberi gula, dapat memicu tekanan darah tinggi. Selain itu, para peneliti juga menemukan hubungan antara konsumsi fruktosa dengan obesitas.

Mengkonsumsi minuman manis per hari, rata - rata memiliki tekanan darah tinggi sistolik sebanyak 1,6 mm Hg dan tekanan darah tinggi diastolic sebanyak 0,8 mm Hg. Biasanya penikmat minuman manis, indentik dengan pola makan yang kurang sehat sehingga beresiko terhadap obesitas.

Penelitian yang dilansir jurnal Hypertension di Inggris dan Amerika, melibatkan 2.500 orang dewasa dengan usia 40 - 49 tahun, yang tidak memiliki riwayat penyakit darah tinggi. Jumlah asupan fruktosa para responden diteliti. Mereka yang minum minuman berkarbonasi 355 ml per hari, tekanan darahnya naik.

Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa konsumsi fruktosa yang tinggi atau lebih dari satu porsi minuman per harinya, dapat meningkatkan tekanan darah. Hal itu terjadi pada orang-orang yang tidak memiliki riwayat darah tinggi

Dengan begitu The American Heart Association, menyatakan bahwa setiap orang tidak boleh minum soft drink lebih dari 355 ml per minggu. Konsumsi minuman jenis ini harus segera dikurangi karena dapat membuat tubuh gemuk, yang beresiko terkenanya tekanan darah.

Namun, The British Heart Foundation, mengatakan dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui sejauh apa pembatasan konsumsi fruktosa berpengaruh pada penurunan tekanan darah. Hal itu untuk mengetahui apakah mengurangi konsumsi fruktosa bisa berefek pada penurunan tekanan darah secara signifikan.

Oleh karena itu kita perlu berhati-hati dan cermat dalam memilih minuman bersoda. Baik sebagai bentuk energy drink atau minuman soda biasa. Karena  resiko tekanan darah tinggi dan  penyakit jantung dan stroke setiap saat mengintai.
sumber : www.detikfood.com

Wednesday, February 23, 2011

Mengapa Kelebihan Garam Bisa Bikin Hipertensi?

img
(Foto: thinkstock)

detikhealth.com- Banyak orang tahu bahwa makan makanan yang asin alias mengandung banyak garam dapat menyebabkan tekanan darah naik dan memicu hipertensi. Tapi tahukah Anda mengapa kelebihan garam bisa memicu hipertensi?

Natrium dalam garam (NaCl) sebenarnya bermanfaat untuk menjaga regulasi volume dan tekanan darah, menjaga kontraksi otot serta transmisi sel saraf, serta membantu keseimbangan air, asam dan basa dalam tubuh.

Namun berdasarkan Panduan Umum Gizi Seimbang 2003, konsumsi garam tidak boleh lebih dari 6 gram (1 sendok teh) dalam 1 hari atau sama dengan 2300 mg natrium.

"Garam sangat erat dengan hipertensi. Setengah sendok teh garam saja bisa menaikkan tekanan sistolik naik sebesar 5 poin dan tekanan diastolik naik 3 poin, ini berdasarkan penelitian," jelas Fendy Susanto dari Nutrifood Research Centre, Program Development and Scientific Support, dalam acara Media Sharing 'Garam dan Hipertensi' di Penang Bistro Kebon Sirih, Jakarta, Rabu (23/2/2011).

Ferdy menjelaskan, kandungan garam yang tinggi dalam tubuh dapat mengganggu kerja ginjal. Garam harus dikeluarkan dari tubuh oleh ginjal, tetapi karena natrium sifatnya mengikat banyak air, maka makin tinggi garam membuat volume darah meningkat.

"Volume darah semakin tinggi sedangkan lebar pembuluh darah tetap, maka alirannya jadi deras, yang artinya tekanan darah menjadi semakin meningkat. Ini juga dapat meningkatkan risiko hipertensi," jelas Ferdy.

Sebenarnya tidak hanya garam, lanjut Ferdy, faktor risiko hipertensi juga dipengaruhi beberapa hal, yaitu usia, riwayat keluarga penderita hipertensi, berat badan berlebih, gaya hidup kurang aktif, merokok, stres dan minum alkohol.

"Tapi dengan mengurangi konsumsi garam orang sudah bisa mengurangi risiko terkena hipertensi," lanjut Ferdy.

Hipertensi hanya awal, lanjut Ferdy, karena dibelakangnya telah menunggu berbagai penyakit serius, antara lain serangan jantung dan gagak jantung, stroke, gagal ginjal dan penyakit mata.

Berikut beberapa cara untuk mengurangi konsumsi garam:
  1. Konsumsi lebih banyak produk segar dan kurangi makanan olahan
  2. Batasi penggunaan garam pada makanan Anda dengan cara menggantinya dengan rempah-rempah tertentu yang dapat memperkaya rasa atau gunakan bumbu pengganti garam.
  3. Pilih produk makanan yang rendah garam
  4. Perbanyak konsumsi buah dan sayur
  5. Bila harus makan produk olahan, cerdaslah dalam membaca label.
sumber : www.detikhealth.com

Takaran Garam dalam Makanan Sehari-hari

img
(Foto: thinkstock)

detikhealth.com- Banyak orang yang tidak tahu bahwa makanan-makanan yang tidak asin sekalipun mengandung natrium yang cukup tinggi. Padahal konsumsi garam yang tinggi sangat erat hubungannya dengan hipertensi.

Garam (NaCl) tersusun atas ion natrium (Na+ atau sodium) dan sekitar 40 persen berat sisanya adalah ion klorida.

Natrium sebenarnya bermanfaat untuk menjaga regulasi volume dan tekanan darah, menjaga kontraksi otot serta transmisi sel saraf, serta membantu keseimbangan air, asam dan basa dalam tubuh.

Namun berdasarkan Panduan Umum Gizi Seimbang 2003, konsumsi garam tidak boleh lebih dari 6 gram (1 sendok teh) dalam 1 hari atau sama dengan 2300 mg natrium.

"Tapi sebagian besar orang di dunia mengonsumsi garam lebih dari 6 gram per hari dan di Asia bahkan mencapai lebih dari 12 gram, jadi dua kali lipatnya (berdasarkan British Medical Journal 2009)," jelas Fendy Susanto dari Nutrifood Research Centre Program Development and Scientific Support, dalam acara Media Sharing 'Garam dan Hipertensi' di Penang Bistro Kebon Sirih, Jakarta, Rabu (23/2/2011).

Berikut beberapa contoh makanan sehari-hari dan kandungan natrium yang ada di dalamnya:

Jenis Makanan Jumlah Natrium (mg) % dari batasan maksimal konsumsi
1 bungkus potato chips (keripik kentang) 270 12
1 porsi kentang goreng (french fries) 350 15
1 porsi mie ayam 558 24
1 potong sosis 750 33
1 potong dada ayam goreng tepung 1080 47
1 porsi bakso 1518 66
1 porsi mie instan 1110-2400 48-100
1 beef burger 551 24
1 potong ikan asin 757 33
1 porsi sop buntut 979 43
1 sdm saos tomat 167 7
1 sdm saos sambal 225 10
1 sdm kecap manis 698 30
1 sdm kecap asin 914 38
1 potong ampela goreng 490 21
1 potong donat 260 11

"Saos dan kecap manis pun mengandung natrium. Itu baru takaran 1 sendok makan, kebanyakan orang kan lebih dari itu makannya," tambah Ferdy.

Mengapa asupan garam dan natrium perlu dibatasi?

Berdasarkan penelitian, garam sangat erat hubungannya dengan hipertensi. Setengah sendok teh garam dapat menaikkan tekanan sistolik (tekanan darah ketika jantung memompa) naik sebesar 5 poin dan tekanan diastolik (tekanan ketika jantung relaksasi) naik 3 poin.

Sedangkan ketika orang mulai mengurangi garam menjadi kurang dari 1 sendok teh, maka tekanan sistolik akan turun 7 poin dan tekanan diastolik turun 4 poin.

"Kebanyakan orang mungkin tidak tahu bahwa ia makan natrium secara berlebihan, akhirnya terkena hipertensi yang merupakan awal dari banyak penyakit serius seperti jantung dan stroke," kata Ferdy.  
sumber : detikhealth.com