Showing posts with label cokelat. Show all posts
Showing posts with label cokelat. Show all posts

Tuesday, June 21, 2011

Cokelat dan Wine Rahasia Panjang Umur

Cokelat dan Wine Rahasia Panjang Umur
Foto: www.rhinowino.com


detikfood.com- Ada banyak cara menjaga kesehatan agar tetap berumur panjang. Caranya juga tidak sulit. Salah satunya adalah makan sejumlah makanan sehat terutama cokelat dan minum wine teratur. Manfaat hebatnya bikin tubuh lebih sehat!

Kalau ingin berumur panjang tentunya tubuh harus selalu sehat. Banyak orang yang mengira memiliki umur panjang sangat sulit dicapai. Selain makan-makanan yang sehat gaya hidup yang sehat pun jadi tolak ukurnya.

Salah satu makanan yang bisa membantu Anda untuk dapat hidup lebih lama adalah dark chocolate. Antioksidannya cukup tinggi untuk menangkal radikal bebas, dan senyawa yang terdapat dalam cokelat bisa membuat tubuh lebih santai dan terhindar dari serangan stroke.

Selain makan cokelat, ada 4 cara mudah dilakukan agar kulitas hidup Anda menjadi lebih baik seperti ditulis oleh healthyself.com:

Ubah Gaya Hidup
Jika gaya hidup Anda sebelumnya masih berantakan, ada baiknya untuk mulai membenahi diri. Hentikan kebiasaan merokok, minuman beralkohol, serta keluyuran tiap malam atau bergadang.

Penuhi Asupan Nutrisi dengan 'Superfood'
Hindari makanan-makanan berlemak dan berkalori tinggi. Cobalah untuk mengkonsumsi dark chocolate, anggur/wine, buah-buahan segar, sayuran hijau, bawang putih, ikan dan juga kacang-kacangan berselang-seling dalam satu minggu. "Makanan-makanan tersbut membantu mengurangi resiko terserang penyakit jantung sampai 75%. Dan menambahkan rata-rata enam tahun kualitas hidup Anda. Bawang putih dan kacang dapat menurunkan kadar kolesterol sedangkan ikan dapat membantu mengatasi peradangan pada pembuluh darah," terang Ralph Felder MD, Ph.D., kardiolog dan penulis The Bonus Years Diet.

Perbanyak Sayuran dan Buah
Sayuran hijau dan buah-buahan mengandung anti-oksidan yang sangat penting untuk melawan racun yang beredar melalui udara atau yang terbawa dari makanan serta stres karena lingkungan. Sayur dan buah banyak mengandung flavanoid, polyphenol dan phenol yang berperan melawan penyakit.

Perbaiki Kualitas Tidur
Kalau pola makan serta jenis makanan sudah diperbaiki, kini saatnya perbaiki kualitas tidur Anda. Pastikan waktu tidur Anda cukup agar dapat beraktivitas sebaik mungkin esok hari. Pastikan empat jam pertama tidur di malam hari cukup nyenyak, sehingga pikiran benar-benar rileks dan saat bangun Anda merasa lebih segar!

Olah Raga Pernafasan
Olah raga jangan dianggap sebelah mata. Dengan olahraga, hidup Anda akan jadi lebih seimbang selain makanan sehat dan istirahat yang cukup. Latihan pernafasan seperti yoga, tai chi juga sangat disarankan. Olah raga jenis ini bisa membuat pikiran lebih rileks dan membuat Anda lebih tenang.
sumber : www.detikfood.com

Friday, June 10, 2011

Cokelat Atasi Kadar Kolesterol Tinggi

Cokelat Atasi Kadar Kolesterol Tinggi
Foto: godiva.com 
detikfood.com - Kolesterol darah tinggi, diabetes atau tekanan darah tinggi? Makan atau minum cokelat bisa membantu Anda mengatasi penyakit tersebut. Bukan hanya rasanya yang manis pahit enak di lidah tetapi cokelat punya manfaat dahsyat lho!

Jika Anda tergolong penggemar berat cokelat, Anda bisa berlega hati. Pasalnya, mereka yang sering makan cokelat bisa mengurangi beberapa resiko terkena penyakit seperti darah tinggi, diabetes, kolesetrol dan resiko terkena serangan jantung.

Kakao yang memiliki nama latin Theobroma cacao merupakan tumbuhan dengan tinggi 10 m yang berasal dari Amerika Selatan. Tumbuhan ini memiliki biji yang dapat dihasilkan sebagai produk olahan, yang biasa dikenal sebagai cokelat.

Para ilmuwan menemukan bahwa kandungan bahan kimia yang ditemukan pada biji cokelat atau kakao bisa meningkatkan kinerja pembuluh darah pada penderita diabetes dan hipertensi. Juga mempengaruhi tingkat kolestrol dalam darah.

Sebuah studi baru dari Spanyol pun turut membuktikan, cokelat bisa menjadi obat alami untuk mengurangi resiko terhadap penyakit jantung koroner. Selain itu, perpaduan antara cokelat dan susu rendah lemak juga berpengaruh pada tingkat kadar kolestrol dalam darah.

Studi ini telah dipublikasikan Journal Nutrition, Metabolism and Cardiovascular Diseases. Konsumsi 40 gram produk olahan kakao dan 500 ml susu skim per hari selama 4 minggu bisa meningkatkan kadar kolestrol baik (HDL) dan mengurangi tingkat kolestrol jahat dalam darah (LDL).

Penelitian ini melibatkan 42 relawan untuk berpartisipasi dalam uji coba secara acak. Peserta yang makan cokelat secara teratur selama 4 minggu ditemukan memiliki peningkatan kadar kolestrol baik sebanyak 5%. selain itu, mereka yang minum susu skim coklat beresiko rendah terhadap LDL (kolestrol buruk) dibanding yang tidak atau minum susu skim tanpa coklat.

Hal ini karena pada biji cokelat terdapat kandungan polifenol yang memiliki peran penting untuk meningkatkan produksi molekul apolipoprotein (Apo) A1. Molekul ini merupakan komponen protein utama HDL.

Sementara itu, menurut catatan Archives of Internal Medicine di tahun 2007 lalu, ada sejumlah manfaat besar cokelat. Cokelat baik untuk mengurangi resiko turunnya tekanan darah, meningkatkan ketahanan hidup bagi mereka yang terkena serangan jantung serta bisa melindungi kulit dari kerusakan oleh radikal bebas atau sinar UV.
www.detikfood.com

Friday, April 1, 2011

Cokelat Belum Tentu Baik Buat Jantung

Cokelat Belum Tentu Baik Buat Jantung
Foto: couponalbum.over-blog.com


detikfood.com - Menjaga kesehatan jantung bisa dilakukan dengan mengkonsumsi makanan yang tepat. Seperti cokelat, minyak ikan, hingga red wine. Tetapi perlu juga sedikit cermat dalam makan makanan tadi agar benar-benar berdampak baik untuk kesehatan.

Kadar kolesterol tinggi dan penyakit jantung adalah dua penyakit yang cukup berbahaya, dan keduanya berkaitan dengan pola makan. Untuk mengatasinya ada beberapa cara, salah satunya adalah dengan mengkonsumsi makanan-makanan tertentu yang bisa menurunkan resiko terserang penyakit jantung.

Tetapi apakah cukup dengan mengkonsumsi makan-makan itu saja? Berdasarkan penelitian yang dilansir dari WebMD, makanan seperti cokelat, lemak ikan, dan juga red wine memang bisa membantu menurunkan resiko terkena serangan jantung dan kadar kolesterol darah. Tapi bukan berarti ketiga jenis makanan tadi tidak mengandung efek samping. Apa saja efek sampingnya jika dimakan berlebihan?

Red Wine
Sudah banyak penelitian membuktikan bahwa minum minuman beralkohol khususnya red wine dapat menurunkan resiko terkena serangan jantung. Hal ini dikarenakan kandungan flavonoid dan juga resveratrol di dalam red wine yang membantu menurunkan artherosclorosis, atau penebalan dinding arteri. Minum 2 gelas red wine setiap hari dapat meningkatkan kadar kolesterol baik dalam darah sebanyak 12%. Meskipun begitu, meminum alkohol berlebihan juga dapat memicu ketergantungan, obesitas, dan juga tekanan darah tinggi.

Cokelat
Dark chocolate sudah terkenal akan kandungan antioksidan yang disebut flavanoid yang tinggi. Sepotong dark chocolate setiap hari dapat menjaga pembuluh darah tetap elastis dan aliran darah pun lancar. Namun sebaiknya berhati-hati, karena banyak produk yang mengklaim produknya mengandung cokelat murni padahal belum tentu kebenarannya. Untuk  yang tengah berdiet, dark chocolate ini kurang cocok karena kandungan kalorinya yang cukup tinggi.

Minyak Ikan
Makan ikan yang mengandung asam lemak omega-3 memang menurunkan resiko terkena serangan jantung. Seperti halnya salmon, makarel, sarden, dan ikan tuna. Minyak yang terdapat di dalam ikan mengandung docosahexaenoic acid (DHA) dan eicosapentaenoic (EPA). Makan ikan yang mengandung asam lemak omega-3 dapat menurunkan resiko penyempitan pembuluh darah jantung. Meskipun asam lemak omega-3 baik untuk jantung, namun untuk mereka yang sudah memiliki catatan kesehatan seperti jantung koroner ataupun trigliserida yang tinggi harus berhati-hati. Ada baiknya komunikasikan dulu dengan dokter.

Friday, March 18, 2011

Makan Ikan Otak Lebih Sehat

Makan Ikan Otak Lebih Sehat
Foto: www.webmd.com 
detikfood.com - Siapa bilang otak tak perlu makan? Otak yang sehat akan berdampak baik untuk aktivitas sehari-hari. Membantu untuk lebih fokus dan berkonsentrasi dalam melakukan sesuatu. Makanan apa saja sih yang bisa membantu otak lebih aktif?

Kemampuan mengingat menurun? Atau sering tidak fokus mengerjakan sesuatu? Hal ini bisa disebabkan karena otak tidak mendapatkan 'makanan' yang sesuai. Tidak hanya tubuh yang memerlukan nutrisi, tapi otak sebagai pusat kegiatan pun memerlukan makanan yang bisa memaksimalkan kerja otak itu sendiri.

'Makanan' otak tidak lah sulit, bahkan yang berasal dari makanan alami pun mudah didapat, diantaranya:

1. Kafein
Tidak selamanya meminum kopi atau teh buruk untuk tubuh. Selama jumlah yang dikonsumsi tidak berlebihan tentunya akan membawa manfaat untuk tubuh Anda. Kafein yang terkandung di dalam kopi ataupun teh bisa membuat Anda berkonsentrasi dan
fokus. Otak Anda akan berada dalam posisi 'terjaga' setelah meminumnya.

2. Gula Meningkatkan Waspada
Gula yang dimaksud bukanlah gula yang biasa Anda tambahkan ke dalam minuman atau makanan, melainkan glukosa yang Anda dapat dari makanan. Gula yang berasal dari karbohidrat ataupun buah-buahan. Makanan manis inibisa memicu memori jangka pendek dan proses berpikir spontan Anda.

3. Sarapan sebagai Bahan Bakar Otak
Sering melewatkan sarapan? Mulai rubah kebiasaan itu. Sarapan dapat meningkatkan daya ingat jangka pendek dan juga membuat Anda dalam keadaan fokus. Pastikan anak Anda tidak pernah melewatkan sarapan meskipun hanya setangkup roti dan segelas
susu. Agar si kecil fokus saat belajar di sekolah. Sarapan tidak perlu banyak namun sebaiknya mengandung protein yang cukup.

4. Ikan
Ikan merupakan sumber protein hewani yang paling tinggi. Ikan jenis salmon dan tuna mengandung asam lemak omega-3 yang penting untuk proses pertumbuhan dan melindungi perkembangan otak. ASam lemak omega-3 juga menurunkan resiko terkena dementia dan penurunan mental. Mengkonsumsi banyak ikan sejak kecil mengurangiresiko kepikunan di usia lanjut.

5. Kacang dan Cokelat

Konsumsi sedikit cokelat dan kacang setiap hari sangat dianjurkan. Karena bisa memenuhi kebutuhan vitamin E serta antioksidan yangdiperlukan oleh tubuh. Vitamin E yang cukup bisa mencegah terjadinya penurunan kognitif yang berkaitan dengan bertambahnya usia.

6. Blueberry

Seperti yang telah dilansir webMD, blueberry mampu melindungi otak dari stres oksidatif dan mengurangi efek dari kondisi yangberkaitan dengan penyakit usia seperti Alzheimer dan juga dementia.

Makanan-makanan yang disebutkan sebelumnya tidak akan maksimal jika pola hidup yang Anda terapkan masih saja berantakan. Waktu tidur yang cukup akan memberikan otak Anda waktu untuk beristirahat agar siap memulai aktivitas esok hari. Dan olah raga yang teratur bisa membuat Anda lebih rileks dan suplai oksigen ke otak pun akan cukup.
sumber : www.detikfood.com