Showing posts with label kekebalan tubuh. Show all posts
Showing posts with label kekebalan tubuh. Show all posts

Friday, April 1, 2011

Labu Botol Bikin Langsing

Labu Botol Bikin Langsing
Foto: ww.sugarcloud.com
detikfood.com- Siapa yang tidak kenal labu? Jenis sayuran yang satu ini sering dibuat gulai atau campuran sayur gurih. Rasanya manis dan segar karena mengandung banyak air. Labu ini ternyata juga bisa membuat berat badan tetap terjaga atau justru turun. Mau coba?

Labu adalah salah satu jenis sayuran yang berasal dari tanaman rambat serta memiliki jenis yang beragam. Bernama latin Lageneria vulgaris, merupakan sayuran asal Afrika yang pertama dibudidayakan oleh manusia.

Labu memiliki banyak jenis, di antaranya labu kuning, labu air, labu botol, dan labu waluh atau labu siam. Labu memiliki rasa yang sama, manis, renyah, dan menyegarkan. Hanya saja setiap labu memiliki bentuk dan tekstur kulit yang berbeda.

Dari sekian jenis labu, labu botol lah yang memiliki khasiat lebih untuk memelihara kesehatan tubuh dan efektif menurunkan berat badan. Memiliki warna kulit hijau dengan tekstur kulit keras, daging buah berwarna putih dengan biji berwarna putih yang tertanam dalam daging buah yang kenyal/ Bentuknya seperti botol arak Cina karena itu populer dengan nama 'labu botol'.

Labu botol ini, masih dalam keluarga Cucurbitaceae yang sudah banyak dibudidayakan di daerah tropis, terutama India, Sri Langka, Indonesia, Malaysia, Filipina, China, Afrika tropis dan Amerika Selatan.

Tidak hanya berkhasiat untuk menurunkan berat badan, tetapi juga berkhasiat dahsyat untuk mencegah beberapa jenis masalah kesehatan,seperti diungkap oleh lifemojo:

Menjaga suhu tubuh tetap dingin
Labu ini memiliki kandungan air yang cukup banyak dan mudah dicerna serta diserap oleh tubuh. Memiliki sifat diuretik yang menyegarkan sehingga berguna sebagai pendingin tubuh dan memberi rasa tenang sehingga dapat mengurangi stres.

Gangguan saluran kemih
Segelas jus labu botol yang di campur 1sdt air jeruk nipis, memberikan kandungan senyawa alkali yang berfungsi mencegah adanya gangguan pada saluran kemih yang disebabkan tingginya kandungan asam dalam kencing.

Rendah kalori dan lemak
100 gr labu botol, memiliki 0,1 jumlah lemak dan t 15 kalori. Walaupun begitu, jenis labu ini kaya kan serat. Memiliki 96% kandungan air serta memberikan sejumlah vitamin, seperti vitamin C, B dan mineral (zat besi, natrium, serta kalium).

Berat badan
Labu botol yang kaya akan kandungan air ini, sangat rendah kalori, lemak dan tinggi serat. Menjadikan makanan ini baik untuk diet. Makan atau minum jus labu botol di pagi hari akan memelihara rasa kenyang sampai makan siang nanti. Jadi cocok buat mereka yang menjaga berat badan.

Memelihara kulit
Jenis sayuran ini juga baik untuk kulit dengan jenis apapun. Makan atau minum labu botol akan membantu melindungi kulit dari berbagai jenis infeksi kulit dan jerawat.

Insomnia
Minum jus labu botol dengan sedikit campuran minyak wijen bisa menjadi obat alami menghilangkan insomnia.

Sebagai elektrolit tubuh
Segelas jus labu botol, bisa menjadi obat berharga untuk menghilangkan dehidrasi berlebih saat diare berat, serta dapat mencegah kehilangan natrium pada tubuh. Selain dapat menghilangkan dahaga atau rasa haus, juga dapat menghilangkan rasa lelah.

Labu botol ini banyak dijual di pasar tradisional. Bisa ditumis, dipakai sebagai campuran sayur bening, sayur asam, kari atau gulai. Juga enak dibuat jus dengan campuran air jeruk nipis dan buah segar lainnya.
sumber : www.detikfood.com

Friday, February 4, 2011

Pare Efektif Cegah Diabetes

Pare Efektif Cegah Diabetes
Foto : www.just-seeds.co


Siapa yang tak kenal pare? Orang sering menghindari sayur satu ini karena rasanya pahit. Meskipun pahit, pare ternyata banyak memberi manfaat untuk kesehatan tubuh. Dengan sedikit trik, pare tetap enak dimakan dan bisa mencegah beragam penyakit.

Sayuran yang satu ini merupakan tanaman rambat dengan buah berbentuk bulat panjang dengan ujung runcing. Kulitnya yang berlekuk-lekuk menjadi ciri khasnya. Jenisnya juga beragam, ada pare kecil, pare bangkok dan pare putih.

Ciri khas sayuran berwarna hijau ini adalah rasanya yang pahit. Ternyata rasa pahit sayuran ini justru memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Beragam penyakit bisa dicegah dengan makan sayuran yang bernama Latin Momordica Charabtia ini.

Seperti yang dilanisr times of india, ada beberapa manfaat yang dimiliki oleh tanaman yang berasal dari kawasan Asia Tropis ini.

Diabetes
Pare mengandung senyawa insulin atau tanaman hipoglikemik yang sangat efektif dalam menjaga naiknya kadar gula dalam darah. Sebab, tanaman ini dikenal dapat meningkatkan intoleransi glukosa pada orang yang terkena serangan dari diabetes millitus atau kencing manis.

Kolera
Pare yang dibuat jus dengan  bawang merah dan air jeruk nipis bermanfaat dalam mengobati penyakit kolera pada tahap awal.

Kekebalan Tubuh
Jangan takut dengan rasa pahit  sayuran satu ini. Sebab, pahit yang terdapat pada rasanya berkhasiat untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Daya tahan tubuh meningkat dengan makan pare secara teratur.

Menggempur Lemak
Minum dua gelas jus pare yang dicampur susu atau buttermilk, tiga kali sehari bisa menggempur lemak tubuh. Karena itu sangat baik dikonsumsi oleh mereka yang sedang berdiet.

Penyakit Kulit
Jika pare dimakan secara teratur tiap hari, berbagai jenis penyakit  kulit bisa dicehak. Teratur . Seperti, psoriasis dan infeksi jamur (kurap atau kudis).

Detox
Jus pare bisa menjadi minuman yang menyehatkan. Karena pare bisa membantu proses detoksifikasi (pembuangan zat-zat beracun) dalam tubuh. Hasilnya tubuh lebih bugar dan sehat.

Pare bisa dimakan secara teratur, untuk lauk bisa ditumis atau dijadikan lalap rebus bersama sayuran lain dan sambal, Untuk menghindari rasa pahitnya, setelah dipotong-potong, remas-remas pare dengan sedikit garam dan gula hingga layu. Peras, bilas bersih lalu masak sesuai selera.

sumber : www.detikfood.com

Wednesday, October 6, 2010

8 Penyebab Kekebalan Tubuh Menurun

Beberapa kebiasaan sehari-hari ternyata bisa menurunkan sistem kekebalan tubuh seseorang. Tanpa disadari ada 8 hal yang bisa membuat sistem kekebalan tubuh seseorang menurun.

Kekebalan tubuh yang menurun tidak hanya membuat seseorang terkena flu atau batuk, tapi membuat orang rentan terinfeksi bakteri atau virus di luar.

Dikutip dari Prevention, Rabu (6/10/2010) ada 8 hal yang bisa menurunkan kekebalan tubuh, yaitu:

1. Sering begadang
Mengurangi waktu tidur akan memiliki efek merugikan yang kuat terhadap imunitas, hal ini karena jam tidur yang kurang dikaitkan dengan menurunnya fungsi sistem kekebalan tubuh dan mengurangi jumlah sel-sel yang berfungsi melawan kuman. Peneliti dari University of Chigago menemukan orang yang tidur 4 jam, hanya akan menghasilkan antibodi sebanyak 50 persen saja di dalam darahnya.

2. Bertindak pesimis
Sebuah studi dari UCLA menemukan mahasiswa yang memulai semester pertamanya dengan optimistis memiliki sel T yang lebih banyak, sehingga dapat memperkuat respons imun dan menguatkan sel-sel pembunuh alami di dalam tubuh. Hal ini disebabkan ia akan sedikit mengalami stres yang membuat ia memiliki kesehatan yang baik.

3. Selalu merasa tertekan dan stres
Stres dan tekanan kronis yang diterima setiap hari tidak hanya membuat pekerjaan menjadi tidak nyaman, tapi juga merugikan aspek kesehatan termasuk kekebalan tubuh. Jenis stres yang dialami dapat menyebabkan penurunan kemampuan sistem kekebalan tubuh dalam melawan penyakit. Karena itu cobalah temukan cara untuk mengurangi stres, seperti pergi ke suatu tempat, melakukan yoga atau melakukan hal-hal yang menyenangkan.

4. Selalu meminjam pulpen atau barang dari orang lain
Kuman sangat mudah lewat dari tangan ke tangan, karena itu hindari menyentuh objek-objek umum seperti pena atau yang lainnya agar dapat mengurangi risiko terkena flu atau penyakit menular yang bisa mempengaruhi sistem kekebalan tubuh.

5. Selalu menggunakan kendaraan saat pergi kemanapun

Seseorang yang selalu menggunakan kendaraan dan tidak pernah berjalan akan membuat dirinya lebih rentan sakit dan turunnya kekebalan tubuh dibandingkan dengan orang yang berjalan secara teratur. Para ahli menuturkan berjalan atau aerobik selama 30 menit dapat membuat sel-sel darah putih kembali ke sirkulasi dan sistem kekebalan tubuh kembali lebih lancar.

6. Memiliki teman yang perokok
Seperti diketahui asap rokok yang terhirup bisa berbahaya bagi tubuh, termasuk sistem kekebalan tubuh seseorang. Karena itu sebisa mungkin menghindari paparan asap rokok ketika menghabiskan waktu dengan seorang perokok.

7. Sering mengonsumsi antibiotik
Peneliti menemukan pasien yang mengonsumsi antibiotik tertentu dapat mengurangi jumlah sitokin (hormon pembawa pesan dari sistem kekebalan tubuh). Sehingga ketika sistem kekebalan tubuh ditekan, seseorang akan lebih mudah mengembangkan bakteri resisten. Untuk itu sebaiknya tidak mengonsumsi sembarangan antibiotik, kecuali diresepkan oleh dokter.

8. Memiliki kepribadian yang serius
Peneliti mengungkapkan emosi positif yang dihubungkan dengan tertawa bisa menurunkan hormon stres dan meningkatkan sel-sel kekebalan tertentu serta mengaktifkan yang lainnya.

Penelitian yang dilakukan oleh Loma Linda University School of Medicine mendapatkan orang dewasa sehat yang menonton video lucu selama satu jam akan mengalami peningkatan yang signifikan dalam hal aktivitas sistem kekebalan tubuh.

sumber : detikhealt.com

Friday, October 1, 2010

Kekebalan Tubuh Oke dengan 8 Nutrisi

Saat cuaca sedang tidak menentu atau tubuh terlalu capek, maka dibutuhkan asupan nutrisi yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga terhindar dari penyakit. Ini dia 8 rahasia yang dibutuhkan oleh tubuh agar tetap kebal.

Jika ada anggapan konsumsi satu apel setiap hari bisa membuat seseorang jauh dari dokter maka 8 makanan ini pun tidak kalah berkhasiatnya yang bisa membantu menjaga dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh seseorang.

Seperti dikutip dari Prevention, Jumat 1/10/2010) nutrisi berikut ini bisa melengkapi peningkatan sistem kekebalan tubuh, yaitu:

1. Yoghurt
Di dalam yoghurt terkandung probiotik, yaitu bakteri sehat yang menjaga usus sehingga saluran usus bebas dari kuman penyebab penyakit. Studi dari University of Vienna di Austria menemukan bahwa yogurt efektif dalam meningkatkan imunitas. Sebanyak 181 karyawan pabrik mengonsumsi probiotik Lactobacillus secara rutin selama 80 hari, diketahui dapat merangsang sel darah putih dan mengurangi jumlah hari sakit sebesar 33 persen.

2. Oat dan Barley
Dalam studi yang dilakukan oleh Swedia didapatkan bulir-bulir ini mengandung beta-glucan, yaitu sejenis serat dengan kemampuan antimikroba dan antioksidan yang lebih kuat. Diketahui pada manusia dapat meningkatkan imunitas, lebih cepat menyembuhkan luka dan membuat antibiotik bekerja lebih baik.

3. Bawang putih
Kandungan potensial dari bawang putih adalah bahan aktif allicin yang dapat melawan infeksi dan bakteri. Peneliti Inggris menuturkan orang yang rutin mengonsumsi bawang putih, maka kecil kemungkinannya terkena masuk angin. Studi lain menunjukkan pecinta bawang putih kemungkinan 30 persen lebih rendah terkena kanker kolorektal dan 50 persen lebih rendah terkena kanker perut.

4. Ikan
Selenium yang banyak terdapat dalam kerang, lobster, kepiting dan tiram dapat membantu sel darah putih memproduksi protein sitokin untuk membantu virus flu keluar dari tubuh. Sedangkan salmon, mackerel dan ikan haring yang kaya omega 3 dapat mengurangi peradangan, meningkatkan aliran udara, melindungi paru-paru dari flu dan infeksi pernapasan.

5. Sup ayam
Peneliti dari University of Nebraska menemukan bahwa sup ayam dapat menghambat terjadinya peradangan atau inflamasi. Hal ini karena asam amino sistein yang dibebaskan saat ayam dimasak menyerupai zat kimia asetilsistein. Sedangkan kaldu ayam yang ditambah rempah-rempah seperti bawang putih dan bawang bombay dapat meningkatkan keekbalan tubuh.

6. Teh
Studi Harvard menemukan orang yang minum 5 cangkir teh hitam selama 2 minggu lebih bisa melawan virus interferon dalam darah. Selain itu asama amino L-theanine yang bertanggung jawab meningkatkan kekebalan tubuh banyak terdapat di dalam teh hitam dan teh hijau.

7. Ubi jalar
Salah satu garis pelindung pertama pertahanan tubuh adalah kulit, untuk mendapatkan kulit yang sehat dan kuat dibutuhkan vitamin A. Vitamin A berperan dalam produksi jaringan ikat yaitu komponen kunci dari kulit. Salah satu cara terbaik untuk mendapatkan vitamin A berasal dari makanan yang mengandung beta karoten (di dalam tubuh berubah menjadi vitamin A), seperti ubi jalar.

8. Jamur
Pakar herbal Douglas Schar DipPhyt, MCPP, MNIMH dari Institute of Herbal Medicine di Washington DC menuturkan bahwa jamur dapat meningkatkan produksi dan aktivitas sel-sel darah putih. Jika ada infeksi, maka dapat membuatnya lebih agresif. Jamur yang bisa dikonsumsi adalah shiitake, maitake dan jamur reishi.

Untuk bisa memberikan manfaat yang lebih dan kekebalan tubuh berjalan lancar, jangan lupa untuk tetap mengonsumsi berbagai buah dan sayuran berwarna warni serta mengonsumsi air putih yang cukup sekitar 8-10 gelas per hari.

sumber : detikhealt.com