okezone.com,KERAP merasakan stres di kantor? Jangan mengeluh dulu, apalagi langsung berpikir untuk resign karena solusinya cukup sederhana, yakni segelas jus buah delima nan segar.
Sebuah studi menemukan, bahwa jus buah delima mampu menenangkan rasa deg-degan (jantung yang berdegup kencang), membantu meredakan stres di kantor, dan membuat orang merasa positif terhadap pekerjaannya.
Para ilmuwan memelajari sekelompok relawan yang meminum jus buah delima sebanyak 500 ml setiap hari selama dua pekan. Pada awal dan akhir penelitian, denyut nadi mereka diukur. Mereka juga diharuskan mengisi kuesioner yang menggambarkan suasana hati dan perasaan tentang pekerjaan mereka.
Penelitian-yang didanai oleh perusahaan jus buah delima-menunjukkan bahwa hampir semua pekerja dilaporkan menjadi lebih antusias, terinspirasi, bangga, dan aktif. Padahal sebelumnya, mereka cenderung menggambarkan perasaan tertekan, gugup, bersalah, malu, dan tidak semangat.
"Atas dasar temuan ini, ada argumen yang dibenarkan bagi para pekerja sibuk untuk meminum jus buah delima untuk membantu meringankan stres kronis dan menjaga kesehatan yang baik," kata pemimpin peneliti Dr Emad Al-Dujaili dari Universitas Queen Margaret Edinburgh, seperti dilansir Times of India, Rabu (21/12/2011)
Sayangi tubuh kita dengan makan makanan yang sehat, dan makan yang sehat itu terdapat dalam buah dan sayur segar yang tidak terkontaminasi oleh pestisida BUDAYAKAN HIDUP SEHAT UNTUK DIRI DAN KELUARGA KITA
Showing posts with label buah delima. Show all posts
Showing posts with label buah delima. Show all posts
Tuesday, January 24, 2012
Tuesday, January 11, 2011
Blueberry Pertajam Daya Ingat
www.hillcrestblueberryfarm.com
Makanan tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan perut yang lapar saja, tapi nutrisi nya haruslah cukup untuk menjaga fungsi tubuh. Salah satunya yang wajib diperhatikan adalah makanan yang baik untuk meningkatkan kinerja otak. Karena kemunduran sedikit saja bisa bisa mengakibatkan sesuatu hal yang fatal seperti alzeimer atau bahkan dementia. Agar terhindar dari kedua penyakit itu, beberapa makanan berikut bisa membantu kerja otak Anda.
Blueberry
Buah yang rasanya sedikit asam ini biasa disebut dengan nama brainberries oleh beberapa pakar kesehatan. Kandungan antioksidannya dapat melindungi otak dari stress oksidatif dan mengurangi efek dari kondisi yang berkaitan dengan usia seperti Alzheimer atau demensia. Satu cangkir blueberry setiap hari akan sangat baik efeknya.
Kacang-kacangan dan Biji-bijian
Kacang dan bijian merupakan sumber vitamin E yang tinggi. Seiring bertambahnya usia, terjadi penuruan koginitif sehingga kebutuhan vitamin E semakin meningkat. Tambahkan satu ons perhari dalam tiap jenis kacang yang Anda makan. Jika Anda sedang diet sodium, Anda bisa membeli kacang tawar yang diolah dengan cara yang lebih sehat.
Alpukat
Alpukat sama baiknya dengan blueberry, hanya saja kandungan lemaknya sedikit lebih banyak. Meskipun begitu, lemak yang terkandung adalah lemak tak jenuh tunggal yang baik untuk kontribusi aliran darah dalam tubuh. "Aliran darah yang sehat berarti otak pun bekerja dengan baik," ujar Steven Pratt, MD, penulis Superfoods. Anda bisa mengkonsumsi 1/4 hingga 1/2 buah alpukat setiap hari tanpa tambahan apa-apa.
Delima
Buah delima adalah buah yang cukup fenomenal. Karena kandungan antioksidannya yang tinggi dapat melindungi otak dari radikal bebas. Anda bisa mengkonsumsi buah delima sekitar dua ons setiap harinya agar mendapat manfat yang maksimal.
Dark Chocolate
Cokelat dark tidak hanya bisa digunakan untuk membuat kue. Dark cokelat yang memiliki kandungan kokoa diatas 70% memiliki sifat antioksidan yang sangat kuat. Berisi stimulan alami, termasuk kafein dan meningkatkan fokus dan konsentrasi. Cokelat juga membantu menstimulus endorfin yang menjaga mood selalu bahagia. Satu hingga satu setengah ons setiap hari sudah bisa memenuhi kebutuhan tubuh Anda.
sumber : www.detikfood.com
Wednesday, December 29, 2010
Delima, Penumpas Kanker Payudara
Foto: http://bisnisukm.com
Delima atau yang dikenal dengan pomegranate dan produk olahannya kaya akan antioksidan polyphenols, seperti tannin dan anthocyanin. Jika membutuhkan kandungan antioksidan dalam porsi besar, maka delima adalah pilihan yang tepat. Kandungan antioksidan jus delima tiga kali lebih banyak dibanding red wine atau bahkan teh hijau.
Delima (punica granatum), pohonnya bisa mencapai tinggi hingga 5-8 m. Tanaman ini diperkirakan berasal dari Iran, dan telah lama dikembangbiakkan di daerah Mediterania. Bangsa Moor memberi nama salah satu kota kuno di Spanyol, Granada berdasarkan nama buah ini. Tanaman ini juga banyak ditanam di daerah Cina Selatan dan Asia Tenggara.
Delima ada tiga macam, yaitu delima putih, merah, dan ungu. Para penelitian menemukan pada jus delima terdapat adanya bahan - bahan tertentu yang dapat menghambat penggerakan sel kanker dan melemahkan pengaruh protein yang diproduksi oleh tulang sumsum yang beresiko munculnya kanker prostat dan menyebar ke tulang.
Tidak hanya itu saja manfaat yang didapat, mengkonsumsi buah delima juga dapat mengurangi resiko mencegah dan memperlambat pertumbuhan beberapa tipe kanker payudara. Sebab Ellagitannins yang terkandung di dalamnya mampu menghambat pertumbuhan kanker payudara yang berupa estrogen responsif.
"Fitokimianya menekan produksi estrogen sehingga mencegah perbanyakan sel-sel kanker dan pertumbuhan tumor yang berupa estrogen responsif," tutur tim peneliti di University of California-Riverside, seperti dikutip situs healthkey. Ellagitannins pada buah delima bekerja dengan cara menghambat aromatase (enzim kunci yang digunakan tubuh untuk membuat estrogen dan berperan penting dalam pertumbuhan kanker payudara).
Sedangkan pada penelitian yang dilakukan oleh American Journal of Clinical Nutrition, buah delima kaya antioksidan ini bisa mencegah oksidasi LDL atau kolesterol jahat dalam tubuh. Selain itu khasiat buah delima bagi kesehatan antara lain dapat mencegah penyakit seperti: gangguan perut, gangguan jantung, kanker, perawatan gigi, reumatik, kurang darah dan diabetes.
Sementara itu jika meminum jus delima 3 kali atau lebih dalam seminggu, dapat menurunkan resiko terkena alzheimer hingga 76% dibandingkan orang yang tidak minum jus sama sekali.
sumber : www.detikhealth.com
Tuesday, December 14, 2010
Jus Buah Delima Hambat Penyebaran Sel Kanker
foto: Thinkstock
Buah delima atau pomegranate (punica granatum) berasal dari Timur Tengah, namun telah menyebar ke berbagai wilayah. Tanaman ini bisa hidup di iklim tropis maupun subtropis dan sering ditanam sebagai tanaman hias yang buahnya bisa dimakan.
Khasiatnya menghambat pertumbuhan sel kanker terungkap dalam sebuah penelitian di University of California, Los Angeles (UCLA) beberapa bulan yang lalu. Namun pada saat itu para peneliti gagal menjelaskan mekanisme biologis termasuk senyawa apa yang menyebabkan buah ini berkhasiat.
Bahkan perusahaan yang menyuplai buah delima untuk penelitian tersebut, yakni Pom Wonderful sempat didenda oleh Komisi Perdagangan Amerika Serikat. Pasalnya perusahaan ini dianggap memberikan klaim palsu terkait manfaat buah delima yang saat itu belum jelas betul.
Namun baru-baru ini peneliti yang sama akhirnya berhasil mengungkap bahwa penghambatan sel kanker dipicu oleh kandungan asam lemak dalam buah delima. Pada kanker prostat, senyawa ini bisa mencegah serangan kanker meluas ke jaringan tulang di sekitarnya.
Keberhasilan mengidentifikasi senyawa bermanfaat dalam buah delima dianggap cukup penting meski sebenarnya khasiat buah ini sudah diketahui sebelumnya. Para peneliti mengatakan modifikasi terhadap senyawa alami tersebut kini bisa dilakukan untuk meningkatkan efektivitasnya.
"Karena gen dan protein yang terlibat dalam persebaran sel kanker prostat tidak jauh berbeda dengan jenis kanker lain, maka asam lemak dalam buah delima bisa sedikit dimodifikasi untuk jenis kanker yang lain," ungkap Dr Manuela Martins-Green dari UCLA seperti dikutip dari Dailymail, Selasa (14/12/2010).
Hasil penelitian tersebut dipersentasikan dalam pertemuan tahunan American Society of Cell Biology ke-5
sumber detikhealth.com
Subscribe to:
Posts (Atom)
