Showing posts with label brokoli. Show all posts
Showing posts with label brokoli. Show all posts

Tuesday, June 5, 2012

Jus Sayur Plus Buah Ampuh Turunkan Berat Badan

Sayur dan buah adalah santapan wajib mereka yang sedang berdiet. Agar tidak bosan, sebaiknya sayur dan buah diolah jadi bervariasi, salah satunya jus. Jika keunggulan sayur dan buah disatukan menjadi jus, maka khasiatnya berlipat dan rasanya nikmat!

Menurut Cherie Calbom yang dijuluki The Juice Lady, beberapa sayur dan buah memiliki efek thermogenic yang memproduksi panas dan membakar lebih banyak kalori. Buah-buahan berikut ini kaya vitamin C, sehingga mempercepat pembakaran lemak saat berolahraga. Ada pula buah yang bersifat diuretik, sehingga dapat membuang kelebihan air dalam tubuh lewat urin.

Menambahkan sayur ke dalam jus buah berfungsi untuk mengencerkan kandungan gula. Berikut jus yang disarankan livestrong.com dengan bahan-bahan yang mudah didapat:

Foto: Thinkstockimg


1. Mentimun, apel, dan jaheMentimun adalah diuretik alami. Sementara itu, apel kaya akan pektin yang akan berubah jadi gel di dalam tubuh. Gel ini membantu membuang racun yang ada di saluran pencernaan. Jika kombinasi jus buah ini dicampur dengan jahe, maka akan muncul efek thermogenic. Khasiatnya secara keseluruhan adalah dapat menurunkan kolesterol jahat.



img
2. Semangka dan bayamSemangka mengandung 92% air dan dapat merangsang buang air kecil. Juga terdapat vitamin A, C, dan potasium yang mengatur tekanan darah .Penting dalam membuang zat-zat tak berguna. Bayam baik untuk membangun otot, sementara otot membantu membakar lemak. Juga kaya zat besi, vitamin C, dan kalsium. Jika suka, tambahkan kulit semangka karena kandtngan klorofilnya yang tinggi dapat membersihkan darah.



img

3. Wortel, jeruk, dan peterseliSari wortel kaya akan vitamin B, C, D, E, K, dan asam folat. Asam folat penting untuk proses metabolisme di dalam tubuh. Wortel juga bisa memuaskan keinginan akan makanan manis. Sementara itu, jeruk mengandung vitamin C, asam folat, dan potassium. Peterseli baik untuk penyerapan kalsium dan mencegah pengerasan arteri jantung karena mengandung vitamin K dan C.



img
4. Brokoli dan pirBrokoli adalah sumber vitamin A, C, K, asam folat, dan kalsium. Jika Anda kekurangan kalsium, tambahkan brokoli ke dalam jus untuk mempercepat penurunan berat badan. Pir mengandung vitamin C dan copper yang membantu melindungi sel-sel tubuh dari radikal bebas.



img

5. Grapefruit dan blewahGrapefruit adalah jeruk besar berkulit oranye dengan daging merah keunguan. Sari buahnya sangat asam, tapi akan terasa lebihsehat jika dicampur blewah. Grapefruit tinggi vitamin C namun rendah kalori. Buah ini dapat mencegah berat badan naik dengan menurunkan kadar insulin. Sementara itu, blewah kaya akan vitamin A, C, dan potassium.










sumber : http://food.detik.com/read/2012/05/28/093359/1926064/900/6/jus-sayur-plus-buah-ampuh-turunkan-berat-badan

Thursday, April 26, 2012

Sawi dan Brokoli Ampuh Kurangi Resiko Kanker Payudara

Sawi dan Brokoli Ampuh Kurangi Resiko Kanker Payudara
Foto:steamykitchen.com
http://food.detik.com - Sayuran kaya akan vitamin dan serat. Kandungan seratnya baik untuk pencernaan. Sawi, brokoli, bokchoy merupakan jenis sayuran hijau yang baik untuk wanita. Karena sayuran hijau ampuh menumpas sel kanker payudara.

Menurut sebuah penelitian si Amerika Serikat yang dipublikasikan Selasa (3/4), sawi, brokoli dan sayuran hijau lainnya bisa mengurangi resiko kanker payudara. Wanita di China yang makan kol, brokoli dan sayuran hijau sistem kekebalan tubuhnya makin meningkat setelah sembuh dari kanker payudara.

Penyataan tersebut dihasilkan dari studi yang melibatkan 4.886 wanita penderita kanker payudara di China berusia 20-75 tahun. Sebanyak 20-70% penderita kanker stadium 1sampai 4 di tahun 2002 hingga 2006. Saat penelitian responden diperingatkan untuk makan sayuran hijau lebih banyak selama 36 bulan.

Hasilnya, mereka yang didiagnosa akan meninggal dunia justru penyakitnya semakin membaik dan resiko kematian menurun hingga 62 persen. Sedangkan responden yang lebih sedikit makan sayur hanya menurunkan resikonya sebanyak 27 persen.

“Meningkatkan asupan sayuran hijau bisa menjadi pilihan makanan yang tepat. Makanan tersebut bisa membantu tetap sehat dan mengurangir resiko kanker payudara,” ujar Sarah Nechuta, seorang peneliti postdoctoral di Universitas Vanderbilt di Nashville, Tennessee.

Umumnya sayuran yang dikonsumsi di China adalah lobak, kubis, dan bok choy. Sedangkan sayuran hijau seperti brokoli dan bayam lebih sering dikonsumsi di Amerika Serikat dan negara Barat lainnya. Namun, konsumsi sayuran pada wanita di China jauh lebih tinggi dibandingkan wanita di Amerika.

“Pada penelitian selanjutnya harus lebih fokus pada senyawa bioaktif yang terkandung di dalam sayuran, seperti isothuocyanate dan indoles yang mungkin memberikan efek pada penyakit kanker,” tambah Nechuta.


sumber :http://food.detik.com

Tuesday, November 22, 2011

Cegah Flu Dengan Kunyit dan Jahe

Cegah Flu Dengan Kunyit dan Jahe
Foto : healthylifecarenews.com


detikfood.com - Perubahan cuaca saat ini memicu berkembangnya virus flu. Sebelum menelan aneka vitamin dan suplemen, cobalah untuk makan aneka bahan-bahan alami yang bisa meningkatkan kekebalan tubuh.

Kondisi cuaca yang tidak menentu akhir-akhir ini bisa membuat kondisi tubuh menurun. Mudah terkena flu dan cepat sekali lelah. Beragam suplemen biasanya diminum untuk memicu pertahan tubuh agar tak mudah terserang flu dan infeksi virus.

Beberapa jenis makanan ini bisa berfungsi untuk meningkatkan kekebalan tubuh yang bisa dikonsumsi secara teratur:

Jeruk
Jeruk mengandung vitamin C yang bisa membantu meningkatkan produksi sel darah putih, yang berperan penting untuk melawan infeksi serta memelihara kesehatan.

Paprika
Paprika memiliki 2 kali lebih banyak kandungan vitamin C daripada buah dan sayuran lainnya. Vitamin C tidak hanya meningkatkan sistem kekebalan tubuh, tetapi juga membantu menjaga kesehatan kulit.

Brokoli
Brokoli merupakan sumber vitamin A,C, E dan antioksidan serta mineral, yang baik untuk melawan kuman dan mencegah infeksi virus.

Bawang Putih
Bawang putih memiliki nutrisi dahsyat yang bisa melawan infeksi, menurunkan kadar kolestrol darah dan mencegah pengerasan dinding pembuluh darah arteri. Kandungan allicin bawang putih sangat baik untuk meningkatkan kekebalan pada tubuh.

Jahe
Jahe memiliki vitamin C yang bisa melawan rasa dingin pada tubuh, sehingga sangat baik dikonsumsi dikala dingin menyerang agar terhindar dari flu.

Bayam
Bayam memiliki kandungan vitamin C, antioksidan dan betakaroten yang telah terbukti dapat meningkatkan sel – sel tubuh untuk melawan infeksi pada sistem kekebalan tubuh kita. Masak brokoli jangan terlalu lunak agak nutrisinya tidak hilang.

Yoghurt
Penelitian terbaru menunjukkan, makan yoghurt secara rutin bisa membantu memerangi penyakit dan memelihara kebugaran.

Almond
Vitamin C dan E pada almond, merupakan kunci penting untuk menjaga sistem kekebalan tubuh yang berfungsi untuk melawan berbagai jenis penyakit termasuk flu.

Kunyit
Salah satu rempah-rempah ini sudah dipercaya bertahun – tahun sebagai anti-inflamasi yang baik untuk mengobati osteoarthritis dan rheumatoid arthritis. Kurkurin pada warna kunyit memiliki nutrisi yang bisa melawan virus flu dan rasa dingin pada tubuh.

Teh hijau
Teh hijau dan teh hitam memiliki kandungan flavonoid yang merupakan antioksidan kuat. Kandungan theanine asam amino L  nya bisa melawan virus yang menyerang sel tubuh.

Wednesday, July 27, 2011

Tomat Pertajam Daya Ingat

Tomat Pertajam Daya Ingat
 
detikfood.com - Daya ingat akan menurun secara alami seiring tambahnya usia. Jika mulai sering lupa dan susah konsentrasi, ada baiknya perbanyak konsumsi makanan alami. Seperti tomat, kuaci, atau brokoli. Kandungan nutrisinya bikin daya ingat tetap terjaga ketajamannya.

Penyakit yang kini banyak ditakuti orang adalah penurunan fungsi otak secara tajam di saat usia menjelang tua. Salah satunya adalah Alzheimer. Penyakit ini dapat melemahkan daya ingat secara drastis yang membuat orang tidak bisa berbuat apa – apa.

Ada sejumlah bahan makanan yang dianjurkan, untuk dimakan secara rutin agar daya ingat tetap terjaga dengan baik.

Gandum
Makan gandum beserta olahanya seperti sereal, wheatbrand, dan pasta gandum memberikan vitamin B12 dan B6 yang bisa meningkatkan dan mempertahan daya ingat. Juga beresiko lebih rendah dari penurunan kognitif ringan yang dapat berkembang menjadi penyakit Alzheimer.

Minyak ikan
Jenis ikan seperti mackarel, tuna, salmon, dan jenis ikan laut lainnya memiliki minyak dengan sumber asam lemak omega3 yang dibutuhkan oleh otak. Selain asam lemak omega-3, ikan-ikan ini juga mengandung docosahexaenoic acid (DHA) dan yodium yang bagus untuk syaraf otak dan mengasah daya ingat lebih tajam.

Blueberry
Menurut penelitian Tufts University dan Journal of Neuroscience, ekstrak blueberry dapat membantu memelihara serta meningkatkan daya ingat dan fungsi otak.

Tomat
Tomat kaya akan Lycopene dan antioksidan yang bisa membantu melindungi terhadap jenis kerusakan yang diakibatkan oleh radikal bebas yang diakibatkan karena faktor usia.

Blackcurrant
Vitamin C pada Blackcurrent sudah dikenal memiliki kekuatan untuk meningkatkan ketangkasan mental dalam berfikir. Mampu menjaga otak dari racun dari lingkungan ataupun makanan, sehingga bisa mencegah terjadinya penurunan daya ingat.

Kuaci biji labu
Kuaci yang berasal dari biji labu memiliki kandungan zinc yang baik untuk meningkatkan dan memelihara ketajaman otak dan pikiran.

Brokoli
Brokoli merupakan sumber vitamin K, yang dikenal baik untuk meningkatkan fungsi kognitif serta kemampuan otak dalam berfikir.

Kacang-kacangan
Menurut the American Journal of Epidemiology, kacang atau pun selai kacang mengandung lemak yang baik untuk tubuh. Selain itu, kacang juga menjadi sumber vitamin E tinggi yang bisa menjaga tubuh tidak hanya dari serangan jantung tapi juga memperbaiki untuk sistem kerja otak.
sumber : www.detikfood.com

Friday, April 15, 2011

Brokoli Bikin Perut Kembung?

Brokoli Bikin Perut Kembung?
Foto: www.noghtenazar2.info
detikfood.com- Perut kembung sesudah makan? Coba perhatikan kembali apa yang sudah Anda makan. Bisa jadi salah satu makanan yang Anda makan menjadi penyebab perut kembung. Apa saja sih makanan yang bisa membuat perut sebah atau kembung?

Perut sering sebah atau kembung setelah makan? Rasanya tentu saja tidak nyaman, merasa penuh meskipun kadang tidak makan dalam porsi yang besar. Hal ini bisa jadi disebabkan oleh makanan yang Anda makan, meskipun tidak selalu  jadi faktor utama penyebabnya.

Namun, memang ada beberapa jenis makanan dan minuman yang bisa menimbulkan gas pada lambung. Anda yang memiliki masalah dengan lambung, seperti maag, makanan-makanan ini justru akan memicu gas lambung semakin tinggi. Berikut ini makanan dan minuman yang sensitif terhadap gas lambung.

1. Mint
Daun mint atau minuman yang mengandung mint, dibalik aromanya yang segar ternyata bisa menimbulkan masalah dengan pencernaan. Menurut Dr Gerald Ashton Isenberg yang bekerja di departemen gastroenterologi di UH Kasus Medical Center di Cleveland, Ohio,  daun mint bisa meningkatkan *refluks *asam sehingga membuat asam lambung yang ada di perut kembali ke kerongkongan. Inilah yang membuat rasa mual hingga muntah. Seperti yang telah dilansir AOL Health.

2. Soda dan Jus Buah
Ada beberapa orang yang intoleransi terhadap laktosa, tapi kini ada juga yang intoleransi terhadap fruktosa. Berdasarkan penelitian Dr. Jacob Teitelbaum dari Fibromyalgia, sebanyak 30% orang dewasa telah malabsorpsi fruktosa yang berarti, tubuh mereka menyerap kurang dari 25 gram fruktosa dalam sekali waktu. Hal ini dapat memicu infeksi terhadap usus besar.

3. Kacang-kacangan
Kacang mengandung oligosakarida, sejenis gula kompleks yang dapat menghasilkan gas dalam usu dan lambung. Molekul oligosakarida terlalu besar untuk usus besar dan tubuh pun tidak memiliki enzim khusus untuk memecah gula kompleks ini.

4. Kopi
Tiap biji kopi mengandung asam yang dapat mengiritasi dinding lambung, karena produksi asam klorida berlebihan menyebabkan gangguan pencernaan seperti mulas dan kembung. Jika Anda sudah memiliki masalah dengan lambung, sebaiknya hindari minum kopi agar terhindar dari kembung.

5. Brokoli
Brokoli adalah salah satu sayuran yang memproduksi gas sehingga menyebabkan masalah di lambung. Brokoli termasuk sayuran yang mengandung serat larut, jenis serat yang sulit hancur dan apabila sampai di usus besar bisa menimbulkan gas.

6. Tomat
Buah merah yang memiliki rasa asam segar ini bisa merangsang produksi asam pada lambung. Asam lambung ini akan kembali ke kerongkongan dan bisa mengikis lapisan kerongkongan sehingga kadang terjadi iritasi.

7. Cokelat
Cokelat memang sangat baik berperan untuk mengembalikan mood yang sedang berantakan dan menjaga kesehatan jantung. Tetapi cokelat juga bisa menjadi penyebab gangguan pencernaan. Karena adanya  senyawa theobromine yang dimiliki biji kakao, teh dan juga kopi.

Makanan dan minuman tadi tidak secara langsung menyebabkan gas lambung meningkat jika dikonsumsi dalam jumlah sedikit serta kondisi lambung normal.
sumber : www.detikfood.com

Thursday, March 24, 2011

Bawang Putih Ampuh Cegah Flu

Bawang Putih Ampuh Cegah Flu
Foto : kimia.upi.edu
detikfood.com- Sedang lelah dan terkena flu? Itu tandanya daya tahan tubuh sedang menurun. Coba saja perbanyak makan jamur, semangka, tiram dan bawang putih. Makanan bisa mendongkrak saya tahan tubuh hingga tak mudah terserang flu!

Kondisi cuaca dan kelelahan bisa membuat daya tahan tubuh menurun dengan cepat. Beragam infeksi virus bisa dihindari jika daya tahan tubuh kuat. Dengan makan makanan bernutrisi secara teratur tiap hari daya tahan tubuh lebih meningkat dan tubuh lebih sehat.

Beberapa jenis makanan sehat  ini bisa memperkuat dan memelihara daya tahan tubuh dari bahaya radikal bebas dan virus.

Elderberry
Ramuan yang terbuat dari ekstrak elderberry mampu menggempur virus flu. Beberapa studi kecil yang dilakukan pada manusia menunjukkan bahwa bahan ini dapat membantu mempercepat masa pemulihan dari flu. Elderberry  kaya antioksidan dan memiliki kemampuan untuk meredakan peradangan.

Jamur Kancing
Jamur memiliki kandungan mineral selenium dan antioksidan. Berdasarkan penelitian, rendahnya tingkat selenium dalam tubuh dapat meningkatkan risiko terjangkit flu yang lebih parah. Selain itu, kandungan riboflavin dan niacin dalam jamur kancing berperan dalam sistem kekebalan tubuh. Jamur ini juga memiliki antivirus, antibakteri, dan efek anti-tumor.

Acai berry
Dikenal dengan istilah "makanan super", acay berry juga menghasilkan antioksidan seperti blueberry. Hanya, kandungan antioksidan acay berry lebih tinggi dan sering disebut anthocyanin. Meskipun acay berry tidak secara khusus untuk memerangi penyakit, antioksidannya dipercaya dapat membantu tubuh melawan penuaan dan penyakit. Acay berry paling sering ditemukan dalam minuman jus atau smoothie atau dalam bentuk kering.

Tiram
Penelitian menunjukkan, asupan seng yang rendah berkaitan dengan infertilitas pria. Selain itu, kandungan mineral seng dalam tiram memiliki efek antivirus. Meski penelitian belum dapat menjelaskan prosesnya, mineral seng terbukti berperan besar dalam sistem kekebalan tubuh, termasuk dalam penyembuhan luka.

Semangka
Selain rasanya yang menyegarkan, semangka yang telah matang juga memiliki kandungan antioksidan dan glutathione yang tinggi. Glutathione  dapat membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh . Glutathione  ditemukan dalam daging buah semangka yang merah.

Kubis
Selain semangka, kubis juga merupakan salah satu sumber glutathione yang berguna memperkuat sistem kekebalan. Kubis mudah didapat dan harganya murah. Cobalah menambahkan beberapa jenis kubis (putih, merah, china) pada sup dan minuman untuk meningkatkan nilai gizi dan sumber antioksidan dalam makanan.

Kacang almond
Stres, sama artinya dengan menurunkan kekebalan tubuh. Cobalah segenggam almond untuk mengatasinya. Makan ¼ cangkir almond memberikan kandungan 50 % dari jumlah vitamin E yang dibutuhkan tubuh untuk membantu meningkatkan sistem kekebalan. Almond juga mengandung riboflavin dan niacin, vitamin B yang dapat membantu bangkit kembali dari dampak stres.

Grapefruits
Kandungan vitamin C dalam grapefruit sangat tinggi dan baik untuk tubuh. Namun, hingga kini riset belum dapat membuktikan bahwa, untuk mengobati flu atau pilek hanya perlu vitamin C dari makanan saja tanpa suplemen. Namun, grapefruit dapat menjadi pilihan karena mengandung flavonoid (senyawa kimia alami untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh).

Yogurt rendah lemak
Secangkir yoghurt setiap hari dapat menghindari tubuh dari kedinginan. Beberapa peneliti percaya bahwa yoghurt dapat merangsang sistem kekebalan tubuh untuk melawan penyakit. Selain itu, studi terbaru menemukan hubungan antara kadar vitamin D rendah dengan jumlah risiko kedinginan dan terkena flu.

Bawang putih

Bawang putih mengandung sejumlah antioksidan dan kaya akan selenium yang berguna dalam sistem kekebalan tubuh untuk melawan H pylori, bakteri yang menyebabkan bisul dan kanker perut. Penelitian  menunjukkan bahwa bawang putih menjaga jantung sehat dengan menurunkan kadar kolesterol. Juga  punya sifat anti-jamur yang membantu mengobati infeksi asma.Sebaiknya kupas bawang, potong dan biarkan 15 hingga 20 menit sebelum dimasak untuk mengaktifkan enzim yang berfungsi meningkatkan kekebalan tubuh.

Bayam
Bayam dikenal sebagai makanan super karena kaya nutrisi. Hal ini karena bayam mengandung folat yang membantu tubuh Anda memproduksi sel baru dan memperbaiki DNA. Bayam juga mengandung serat, antioksidan, seperti vitamin C, dan banyak lagi. Nutrisi bayam paling banyak didapat saat bayam dimakan mentah atau dimasak sebentar.

Teh
Suka teh hijau atau teh hitam? Keduanya sama-sama mengandung polifenol dan flavonoid yang dapat melawan penyakit. Antioksidan yang terkandung dalam kedua jenis teh itu dapat menghancurkan radikal bebas.

Ubi jalar
Seperti halnya wortel, ubi jalar juga memiliki beta karoten antioksidan yang melawan radikal bebas. Ubi jalar juga mengandung vitamin A yang berguna memperlambat proses penuaan dan dapat mengurangi risiko beberapa jenis kanker.

Brokoli

Sayuran yang mudah dan murah ini ternyata mengandung zat yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh. Zat kimia alami dalam brokoli membantu merangsang sistem kekebalan tubuh.  Selain itu, brokoli juga memiliki vitamin A, C, dan glutathione.
sumber : www.detikfood.com

Tuesday, December 7, 2010

5 Sayuran Pencegah Kanker


5 Sayuran Pencegah Kanker
foto : http://www.onlyinsanfrancisco.com
Jakarta - Suka tomat, brokoli atau bayam? Kalau ya, berarti Anda sudah mulai menyiapkan tubuh untuk melawan sel-sel kanker dalam tubuh. Bukan hanya kandungan seratnya saja, vitamin dan mineral dalam berbagai sayuran mampu membuat sel kanker tak berkutik!

Selama ini kanker jadi momok menakutkan bagi masyarakat dan menjadi salah satu penyebab tertinggi kematian di Indonesia.  Tak usah cemas, asal hidup sehat dan makan teratur dijamin tubuhpun akan mampu melawan sel-sel kanker. Karena umumnya kanker dipicu oleh gaya hidup dan pola makan yang kurang seimbang.

Jika suka mengonsumsi sayuran, makan Anda termasuk orang yang beruntung. Selain mendapatkan nutrisi yang lengkap, sayuran juga dapat menekan berbagai macam penyakit. Salah satunya adalah kanker. Ada 5 jenis sayuran yang dapat melawan sel kanker sejak dini, seperti yang dilansir oleh methodofhealing, berikut ini:

Tomat
Tanaman satu ini sering dianggap buah, namun kebanyakan orang menyebutnya sebagai sayur. Karena tomat sering dipergunakan untuk memasak. Tomat memiliki kandungan likopen yang telah dikaitkan dapat mengurangi resiko kanker ovarium, kanker serviks dan kanker porstat.

Brokoli
Sayuran satu ini juga memiliki peran penting yang dapat melawan resiko kanker payudara, kanker perut, dan kanker kulit. Karena brokoli mengandung sulforaphane.

Kembang kol dan Kubis
Sayuran ini juga mengandung sulforaphane, yang berperan melawan kanker, namun kadarnya tidak setinggi pada  brokoli.

Wortel dan Labu
Kedua jenis sayuran ini kaya akan beta karoten yang sangat baik untuk daya tahan tubuh. Pro vitamin  menunjukan sifat antioksidan yang membantu dalam mengurangi resiko tinggi pada kanker.

Bayam
Ingat tokoh kartun Popeye yang suka makan bayam? Kebiasaannya boleh juga ditiru, sebab bayam memiliki kandungan lutein yang tinggi, vitamin E, dan antioksidan yang dapat membantu dalam mengurangi resiko terkenanya kanker usus besar, ovarium, hati dan prostat.

Ternyata mencegah tumbuhnya sel kanker cukup mudah bukan? Makan saja sayuran secara rutin tiap hari, bergantian jenisnya. Pilihlah produk organik yang bebas pestisida, agar manfaat maksimalnya sebagai pencegah kanker bisa langsung dirasakan.

sumber www.detikfood.com