Showing posts with label mata. Show all posts
Showing posts with label mata. Show all posts

Tuesday, March 1, 2011

Bayam dan Jagung Atasi Katarak

Bayam dan Jagung Atasi Katarak
Foto: herbalalamiku.blogspot.com 
detikfood.com - Makanan yang baik untuk mata ternyata tidak hanya yang kaya akan vitamin A saja. Jeruk dan jambu yang kaya akan vitamin C juga berperan penting untuk menghindarkan mata dari katarak lho!

Tiap kali ditanya, makanan apa yang baik untuk mata jawabnya pasti lah wortel dan tomat. Dengan alasan yang sudah pasti bawa kedua sayur itu merupakan sumber vitamin A yang baik untuk kesehatan mata. Padahal, untuk menjaga kesehatan mata tidak hanya mencakup makanan dengan vitamin A saja, tapi juga yang mengandung vitamin C dan juga vitamin E.

Vitamin A yang di dapat dari wortel dan  tomat memang dapat menjaga mata dari kekeringan atau yang disebut dengan Xerophthalmia. Selain itu, dapat memperlambat perkembangan katarak karena usia. Selain wortel dan tomat, vitamin A bisa di dapat dari hati, mentega, dan makanan lain yang mengandung karoten.

Lutein dan zeaxanthin (jenis karotenoid) juga sangat membantu menjaga kesehatan retina. Sumber lutein dan zeaxanthin adalah sayuran hijau seperti bayam. Selain itu, jagung pun merupakan sumber lutein yang tinggi. Selain vitamin A, vitain C juga baik untuk menjaga kesehatan mata.

Kandungan antioksidannya bekerja baik untuk menjaga retina dan menguatkan saraf mata dan mencegah terjadinya katarak. Apabila Anda seorang peroko, peminum, atau penderita diabetes, asupan vitamin C Anda harus lebih banyak dari orang normal. Karena biasanya mereka yang memiliki masalah diabtes, perokok, dan peminum memiliki vitamin C yang lebih rendah.

Sumber vitamin C tidak hanya dari jeruk saja, tapi bisa juga didapat dari jambu biji, buah-buahan jenis berry, paprika, kentang, dan juga buah-buahan tropis lainnya.

Selenium, salah satu jenis mineral ini penting untuk kesehatan mata. Selenium membantu tubuh menyerap vitamin E dengan baik sehingga tubuh mampu membuat antioksidan sendiri. Zinc adalah salah satu mineral yang membantu tubuh menyerap vitamin A dengan sangat baik dan mengurangi jumlah radikal bebas yang ada di dalam tubuh.

Zinc juga membantu melindungi mata terhadap kebutaan malam, atau rabun senja. Vitamin E, selenium, dan zinc bisa Anda dapat dari gandum, kacang-kacangan, dan juga seafood. Nah, agar kesehatan mata Anda tetap dalam kondisi prima di usia lanjut nanti pastikan asupan vitamin A, vitamin E, dan vitamin C cukup sejak saat ini.
sumber : www.detikfood.com

Friday, January 7, 2011

2 Penyakit Mata Akibat Kebanyakan Minum Kafein

img
(Foto: thinkstock)
Jakarta, Kopi atau minuman berkafein lainnya sering dijadikan sebagai ramuan mujarab untuk mengusir rasa kantuk agar mata tetap melek. Tapi sebaiknya batasi konsumsi kafein Anda, karena sering minum kafein justru bisa membahayakan mata.

Kafein adalah stimulan yang mempengaruhi sistem saraf pusat. Bagi orang yang tidak kuat, kafein bisa menyebabkan perubahan dalam detak jantung, kecemasan dan sakit perut.

Banyak jenis makanan dan minuman yang mengandung kafein, misalnya kopi, soda berkafein, teh dan coklat. Beberapa obat juga mengandung kafein, seperti obat sakit tertentu atau obat bantu diet.

Tapi sebaiknya perhatikan jumlah kafein yang Anda konsumsi. Jika Anda mengonsumsi banyak kafein setiap hari bisa membahayakan kesehatan, termasuk kesehatan mata.

Dilansir Livestrong, Jumat (7/1/2011), ada 2 penyakit mata yang berbahaya akibat kebanyakan minum kafein:

1. Glaukoma (tekanan bola mata yang meningkat dan bisa akibatkan buta)
Menurut laporan Glaukoma Research Foundation, mengonsumsi kafein dalam waktu singkat dapat menyebabkan peningkatan tekanan intraokular pada mata. Peningkatan tekanan ini dapat bertahan hingga tiga jam sebelum akhirnya kembali normal.

Orang biasanya tidak akan melihat perubahan pada tekanan mata tersebut, karena biasanya fluktuasi tidak menyebabkan gejala luar.

Hal ini tidak terlalu berbahaya bila Anda mengonsumsi kafein dalam batas normal atau hanya sesekali. Tapi bila Anda memasukkan kafein dalam jumlah besar ke tubuh, hal tersebut bisa menyebabkan glaukoma, yaitu kerusakan penglihatan yang biasanya disebabkan oleh meningkatnya tekanan bola mata.

Bila tidak segera ditangani dan Anda terus mengonsumsi kafein, glaukoma bisa membahayakan penglihatan hingga menyebabkan kebutaan.

2. Kelopak mata kejang
Konsumsi kafein juga dapat menyebabkan kelopak mata berkedut. Kondisi ini biasanya tidak menunjukkan kondisi mata yang serius, tapi itu hanya mungkin terjadi karena adanya efek stimulan dari kafein.

Kelopak mata berkedut sering menyebabkan kejang otot periodik di atas atau bawah kelopak mata. Kedutan ini dapat menyebabkan frustrasi dan orang bisa merasakan kontraksi.

Kedutan ini bukan merupakan efek permanen pada mata atau penglihatan. Setelah Anda mengurangi asupan kafein dan efek stimulan, kelopak mata akan kembali ke fungsi normal.
sumber : www.detikhealth.com