Showing posts with label sayuran. Show all posts
Showing posts with label sayuran. Show all posts

Friday, November 4, 2011

Nutrisi untuk Membersihkan Hati dari Racun

img
(Foto: thinkstok)



detikhealth.com, Hati adalah organ penting dalam tubuh salah satunya untuk mengeluarkan racun. Untuk itu ketahui makanan apa saja yang bisa membantu pekerjaan hati dalam mendetoksifikasi racun.

Detoksifikasi adalah suatu proses menghilangkan racun-racun agar dikeluarkan oleh tubuh, karenanya jika hati mendapatkan nutrisi yang tepat bisa membantu meningkatkan kemampuan detoksifikasinya.

Beberapa hal bisa menjadi racun bagi tubuh seperti bahan kimia yang ditambahkan dalam makanan olahan, hormon yang disuntikkan pada hewan serta insektisida pada tanaman yang tidak dicuci dengan bersih.

Organ hati akan bekerja keras untuk mengeluarkan racun dan lemak rusak yang dikonsumsi melalui makanan sehari-hari. Jika racun tersebut tidak dikeluarkan bisa memicu berbagai masalah dan penyakit di hati.

Meski begitu makanan yang digunakan untuk membersihkan hati harus makanan yang segar dan organik, atau membersihkan makanan tersebut dengan benar sehingga racun atau zat kimia dalam makanan tersebut hilang. Salah satu kandungan dari makanan yang diperlukan untuk menghindari kerusakan pada hati adalah antioksidan.

Berikut ini makanan yang bisa membantu hati dalam melakukan detoksifikasi, seperti dikutip dari Lifemojo, Sabtu (5/11/2011) yaitu:

1. Bawang putih dan bawang merah, 1-2 bonggol bawang putih sebaiknya dimasukkan dalam pola makan setiap minggunya, bisa dimasukkan dalam tumis bersama sayuran atau ditambahkan dalam jus lemon segar. Selain itu bawang merah juga pembersih racun yang sangat baik.

2. Sayuran seperti kembang kol, kubis, brokoli, selada air dan bak choy adalah sayuran yang baik untuk detoks. Cobalah untuk menyertakannya dalam salad atau tumis sayuran.

3. Gandum murni seperti oatmeal menyediakan banyak serat sehingga sangat baik untuk mendetoksi hati, selain itu biji-bijian juga bagus untuk detoks seperti kacang merah dan barley.

4. Kunyit memiliki sifat antiseptik dan sangat baik dalam membantu proses detoksifikasi hati.

5. Buah berry, masukkan buah-buahan berry seperti stroberi, blueberry, raspberry dan blueberry dalam pembuatan smootihe, milk shake atau dimakan langsung.

6. Teh hijau, konsumsi teh hijau merupakan detoksifikasi yang sangat baik dalam membantu fungsi hati agar lebih efisien, serta kesehatan tubuh secara menyeluruh.

7. Kedelai, makanan ini sangat baik untuk detoks. Usahakan untuk minum susu kedelai baik yang manis atau tanpa pemanis, serta mengonsumsi makanan lain yang mengandung kedelai seperti tahu dan tempe.

8. Anggur merah, buah ini memiliki sifat detoksifikasi yang sangat baik karena membantu mengusir racun dan limbah. Anggur bisa dimakan langsung atau dicampur ke salad.
sumber : www.detikhealth.com

Tuesday, October 11, 2011

Makan Sayuran Picu Kolesterol Darah Turun

Makan Sayuran Picu Kolesterol Darah Turun
Foto : asktonythegardener.com
detikfood.com- Anda termasuk penggemar sayuran? Ada kabar baik buat Anda. Sayuran kaya akan serat, vitamin dan mineral. Kalori dan karbohidratnya yang rendah ternyata bisa membantu menurunkan kadar kolestrol darah.

Rasa sayuran yang cenderung hambar, membuat banyak orang tidak suka. Padahal sayur kaya kandungan vitamin, serat dan mineral yang sangat dahsyat buat tubuh. Selain memelihara kesehatanp pencernaan karena kandungan seratnya yang tinggi, banyak makan sayur juga bisa menurunkan kadar kolestrol.

Kolestrol tinggi merupakan faktor pemicu utama penyakit jantung. Sebab, kolesterol berlebih dalam aliran darah bisa membentuk plak di dinding arteri. Plak ini akan membuat arteri semakin tebal, keras dan kurang fleksibel. Akibatnya aliran darah ke jantung terhambat yang memicu serangan jantung.

Para peneliti dari Universitas Toronto Kanada baru-baru ini, menyatakan diet berbasis tanaman dan biji-bijian bisa mencegah serta membantu menurunkan kadar kolestrol tinggi dalam darah.

Dalam studi ini, para peneliti melibatkan sebanyak 400 orang relawan dan membaginya menjadi 3 kelompok. Mereka diberi makanan berbasis tanaman serta biji-biian selama 6 bulan, untuk menemukan bukti bahwa kolesterol dapat diturunkan dengan bantuan diet berbasis sayuran dan biji-bijian.

Kelompok pertama menjalani diet dengan makan makanan rendah lemak, kelompok kedua menjalani diet sayuran, dan kelompok ketiga menjalani diet sayuran dengan berfokus pada biji-bijian. Hasilnya, kelompok pertama mengalami penurunan pada tingkat lipoprotein densitas rendah, atau menurunnya kolesterol jahat (LDL), sebanyak 8 miligram per desiliter.

Sedangkan kelompok kedua dan ketiga yang banyak makan sayur serta biji-bijian mengalami penurunan kolesterol sebanyak 24 - 26 miligram per desiliter. Sebab, diet berbasis sayuran, kacang-kacangan, maupun biji-bijian memiliki kandungan lemak alami.

Dengan begitu, mereka yang makan lemak alami secara teratur bisa melancarkan aliran darah dan mencegah serta membantu menurunkan tingkat kolestrol tinggi. Tidak hanya itu, banyak makan sayur juga bisa memelihara serta meningkatkan kesehatan jantung serta mencegah terjadinya sembelit.
sumber : www.detikfood.com

Usir Gelisah dengan Makan Sayuran

Usir Gelisah dengan Makan Sayuran
Foto: www.wizardrecipes.com 
detikfood.com - Sering merasa lelah meskipun sudah cukup tidur? Atau gelisah sehingga sulit tidur? Mungkin saja makanan yang Anda makan jadi penyebabnya. Dengan makan sayuran, rasa gelisah dan sulit tidur bisa diredam.

Merasa lelah meskipun sudah tidur selama 8 jam? Banyak orang mengalami hal ini. Gelisah yang datang ketika akan berangkat tidur juga banyak dialami orang, meskipun tidak minum kopi sebelumnya. Tak perlu bingung dengan melihat apa saja yang sudah Anda makan, penyebabnya kan diketemukan.

"Kekurangan nutrisi akan membuat Anda merasa tidak enak badan, sama seperti saat Anda terlalu banyak makan," ujar Elizabeth Somer, RD penulis "Eat Your Way to Happiness". Nah, untuk menghindari rasa lelah setelah tidur ataupun gelisah berkepanjangan, cobalah pilih beberapa makanan ini:

Zat Besi
Mudah sekali lelah dan tidak bergairah? Bisa terjadi jika Anda kekurangan zat besi. Biasanya terjadi pada wanita saat menstruasi. Cobalah makan daging merah, ikan, dan ayam. Ketiga makanan tersebut memiliki kandungan zat besi yang cukup. Untuk vegetarir bisa diganti dengan kedelai, bayam, lentil, atau sereal. Tambahkan segelas jus jeruk karena zat besi bukanlah makanan yang mudah diserap oleh tubuh, vitamin C pada jeruk bisa membantu proses penyerapannya.

Sayuran
Kebiasaan minum kopi ataupun minuman berkafein bisa jadi penyebab rasa gelisah. Makanan yang kaya akan tepung terigu seperti cake, cookies, dan roti juga bisa memicu rasa gelisah dan gula darah melonjak naik. Agar merasa lebih tenang, kurangi makanan yang mengandung tepung terigu. Buah-buahan segar, oatmeals, dan sayuran bisa membuat Anda merasa lebih tenang.

Ikan Laut
Sering lupa menaruh sesuatu dan hilang konsentrasi adalah tanda Anda kekurangan vitamin B12 serta asam lemak omega-3. Makanlah ikan seperti salmon, mackarel, tuna yang kaya akan omega-3. Untuk memenuhi vitamin B12 bisa dari yoghurt, keju, telur, dan juga hati ayam.

Hindari Pemicu Gas Lambung
Asam lambung yang tinggi juga bisa membuat Anda tidak bisa tidur. Perut sebah dan tidak nyaman tidak hanya untuk tidur tapi juga menerima makanan. Sayuran seperti brokoli, kol, dan selada adalah sumber gas pada lambung. Jika rentan terhadap gas lambung, sebaiknya kurangi atau hindari sayuran-sayuran itu. Minuman yang mengandung soda dan asam sebaiknya dihindari agar gas lambung tidak naik.
sumber : www.detikfood.com

Saturday, August 13, 2011

Buah dan Sayur Bikin Awet Muda

Buah dan Sayur Bikin Awet Muda
Foto: glutenfreecooking.about.com

detikfood.com Siapa sih yang tak ingin terlihat muda dan cantik? Banyak cara bisa dilakukan. Mulai dari olah raga, diet sehat hingga operasi plastik. Tanpa minum obat dan perawatan tubuh berlebihan, Anda bisa tetap awet muda lho!

Kulit yang cerah, kencang dan bercahaya pasti diidamkan setiap orang. Perawatan wajah dan tubuh yang rutin bisa membuat tampilan menjadi lebih awet muda. Tanpa perlu operasi plastik atau suntik botox, pemeliharaan tubuh secara rutin bisa dilakukan.

Berikut ini 6 tips sederhana yangdapat membantu memperlambat proses penuaan:

Kulit
Kulit keriput, garis-garis kecil di sekitar mata, dan kulit menghitamkan mulai tampak? Cobalah mulai gunakan scrub, pelembab dan tabir surya setiap hari.. Pakailah produk yang berbahan dasar minyak zaitun agar bisa membantu untuk menyamarkan masalah kulit dan mencegah keriput.

Kontrol Berat Badan
Tidak sedikit orang bisa mempertahankan berat badan idealnya di usia yang tak lagi muda. Para ahli mengatakan, olahraga minimal 30 menit setiap hari seperti berlatih yoga, aerobik, berenang, pilates bisa menjaga berat badan tetap stabil dan bisa mempertahankan kekencangan otot wajah.

Diet vegetarian
Makan sayur hijau, buah – buahan, biji – bijian serta kacang – kacangan bisa mencegah osteoporosis, diabetes dan penyakit jantung. Penuhilah piring dengan makanan nabati yang rendah lemak sebanyak 75%seperti bayam, jagung, tomat, paprika, strawbbery, blueberry dan anggur. Supaya terhindar dari sejumlah penyakit kronis dan tidak bikin tubuh melar serta kulit tetap kencang.

Hindari Minuman Beralkohol
Banyak minum minuman beralkohol, bisa megganggu elastisitas kulit sehingga kulit menjadi kering. Selain itu juga bisa meningkatkan resiko terkena kanker.

Kalsium
Penuhi kebutuhan tubuh akan vitamin D dan kalsium. Seperti minum susu agar bisa terhindar dari osteoporosis, terutama saat usia 50 tahun ke atas. Minumlah susu 1.200 mg setiap harinya agar kebutuhan nutrisi terpenuhi.

Tidur
Tidur sangat penting bagi tubuh, maka itu dibutuhkan 7 - 8 jam untuk tidur, agar tubuh bisa mengembalikan vitalitas menjadi lebih baik. Sebab, kurang tidur bisa memicu obesitas atau kegemukan, serta sejumlah penyakit lainnya.
sumber : www.detikfood.com

Tuesday, May 24, 2011

Inilah Cara Sehat Mengolah Sayuran!

Inilah Cara Sehat Mengolah Sayuran!
Foto: www.mccormick.com


detikfood.com - Masak sayuran gampang-gampang susah. Meskipun relatif lebih cepat dibandingkan memasak daging namun perlu trik tersendiri. Agar sayuran tetap renyah enak, warnanya cantik dan nutrisinya tidak hilang.

Sayuran merupakan salah satu makanan� yang kaya akan nutrisi seperti vitamin, mineral, dan zat lain yang dibutuhkan oleh tubuh. Dengan memakan sayuran secara teratur, kebutuhan nutrisi terpenuhi dan daya tahan tubuh lebih baik.

Bagaimana mengolah sayuran agar diperoleh manfaat maksimal?� "Pada dasarnya, sayuran yang diolah dengan cara apapun tentu tetap membawa manfaat yang baik untuk tubuh. Selama jumlah sayuran dan jenis sayuran yang dikonsumsi cukup banyak," ujar Amy Myrdal Miller, RD, seorang ahli diet di Culinary Institute of America di Greystone.

Teknik penyajian yang menarik tentunya akan menarik selera makan. Berikut ini beberapa teknik memasak sayuran yang bisa dicoba.

Menumis Sayuran
Teknik menumis adalah cara cepat mengolah sayuran dengan� sedikit minyak. Menumis sayuran bisa mempertahankan vitamin dan mineral serta rasa alami dan warna sayuran. Menumis tidak perlu waktu yang lama, cukup sampai sayuran sedikit layu. Sayuran yang cocok untuk ditumis adalah bayam, kangkung , sawi, buncis, brokoli, kapri manis, jamur, dan paprika.

Menggoreng Sayuran
Menggoreng menggunakan minyak yang lebih banyak untuk mematangkan sayuran. Agar tetap sehat, gunakan minyak dengan suhu yang tingg sehingga sayuran cepat matang.

Merebus Sayuran
Merebeus adalah salah satu teknik yang cepat dan mudah selain menumis. Sayuran yang direbus tidak usah terlalu lama agar nutrisi yang ada tidak larut di dalam air. Sayuran jenis kacang hijau dan juga brokoli bisa dilakukan saat air benar-benar mendidih, sedangkan kacang kering, kentang,dan buah bit bisa dilakukan saat air masih dalam suhu rendah. Karena tekstur sayuran ini jauh lebih keras dan memerlukan waktu yang lama agar� lunak.

Memanggang Sayuran
Ada beberapa jenis sayuran yang bisa dipanggang, seperti paprika,terung, bawang merah, dan bawang Bombay. Taruh potongan sayuran di atas loyang yang sudah diolesi sedikit minyak, panggang dalam oven. Suhu oven yang tinggi menjadikan kandungan gula yang ada dalam sayuran meleleh sehingga sayuran renyah dan terasa lebih manis. Dengan cara ini, nutrisi sayuran masih terjaga.

Mengukus Sayuran
Mengukus sayuran sama sehatnya dengan merebus sayuran, hanya bedanya sayuran tidak terkena air secara langsung tetapi memakai upa air yang panas. Sayuran yang enak untuk dikukus antara lain brokoli, wortel, kol, pare atau jagung.
sumber : www.detikfood.com

Wednesday, April 20, 2011

Sayuran Juga Punya Protein

Sayuran Juga Punya Protein
Foto:ifood.tv 
Detikfood.com - Sedang mulai hidup sehat dengan mengurangi makan daging? Atau Anda seorang vegetarian?. Untuk mencukupi kebutuhan protein, cobalah makan lebih banyak buah dan sayuran. Banyak bahan makan nabati yang bisa memberi asupan protein yang cukup buat tubuh.

Makan daging memang dianjurkan, sebagai sumber protein hewani. Namun, buat seorang vegetarir atau sedang mengurangi makan daging kebutuhan protein tetap harus terpenuhi. Untuk memenuhi kebutuhan protein bisa diperoleh dari aneka buah dan sayuran segar.

Ternyata sejumlah bahan makanan non hewani bisa memberikan pasokan protein nabati yang diperlukan tubuh, seperti bahan makanan berikut ini:

Beragam Buah dan Sayur Segar
Makanlah berbagai macam buah-buahan, sebab buah dan sayur memberikan nutrisi untuk hidup sehat. Makan berbagai jenis sayuran dan buah segar akan  mendapatkan asupan asam amino esensial yang diperlukan tubuh.

Sayuran hijau
Pilihlah beragam sayuran berwarna hijau saat berbelanja sayuran. Makanlah lebih banyak sayuran hijau. Karena sayuran hijau mengandung protein lebih banyak dibandingkan dengan sayuran lainnya sehingga kebutuhan protein tercukupi. 

Bijian Utuh
Banyak prang mengganti protein hewani dengan protein nabat yang diproses. Sebaiknya perbanyak makan bijian utuh seperti gandum dan kacang-kacangan. Makanlah bijian utuh sesegar mungkin dan sesedikit mungkin diproses agar proteinnya bisa diserap lebih baik oleh tubuh.

Kacang-Kacangan
Berbagai jenis kacang merupakan sumber protein nabati yang bagus. Cobalah makan berbagai jenis kacang agar kebutuhan protein nabati bisa tercukupi. Tetapi makanlah secukupnya karena kacnag juga mengandung banyak kalori.

Polong-polongan
Beragam jenis polong-polongan, buncis, kacang merah, dan sereal merupakan sumber protein nabati yang baik. Usahakan makan minimal sehari sekali salah satu dari jenis polog-polongan ini. Selain rendah kalori jenis kacang polong juga merupakan sumber protein yang bagus.
sumber : www.detikfood.com 

Tuesday, April 5, 2011

Batasi Sayuran dan Olahraga Bikin Kurus?

Batasi Sayuran dan Olahraga Bikin Kurus?
 
detikfood.com - Kalau dulu menurunkan berat badan harus mengkonsumsi banyak sayur dan juga buah, tapi kini justru harus dikurangi. Mengganti dengan protein dan juga kurangi olahraga berlebihan justru akan mendapatkan hasil maksimal. Bagaimana mungkin?

Anda sedang menjalankan program diet, tapi tidak ada hasilnya? Padahal sudah makan banyak sayur dan juga melakukan olahraga ekstra setiap harinya. Penelitian yang baru-baru ini dilakukan didapat bahwa dengan mengkonsumsi sedikit sayur dan juga batasi olahraga berlebihan justru membawa hasil yang baik. Bagaimana bisa?

Menurut seorang nutrisionis, Zoe Harcombe, "Makanan berkarbo memang mengandung kalori, tapi tidak lantas sebagai penyumbang sekian kilogram pada berat tubuh," ujarnya seperti yang dilansir Times of India.

Penulis buku 'The Obesity Epidemic: What Caused It? How Can We Stop It?' juga mengatakan untuk kembali ke diet tempo dulu yang tetap mengkonsumsi daging, telur, dan juga butter, dan hampir seluruhnya bebas karbohidrat.

Berikut ini beberapa mitos yang ditulis di dalam bukunya:

1. Sayuran dan buah-buahan memang mengandung nutrisi tinggi. Sayuran hijau baik jika dioleskan sedikit butter agar vitamin yang larut dalam lemak bisa bekerja. Gula yang terdapat dalam buah disimpan sebagai lemak di dalam hati.

2. Menurunkan berat badan adalah dengan menurunkan kalori. Jika Anda mengurangi 500 kalori dari 2000 kalori yang seharusnya, maka penurunan berat badan pun akan cepat dirasakan. Namun, tubuh akan mengimbanginya dan menolak metabolisme untuk mengurangi energi yang keluar sehingga menggunakan lebih sedikit kalori.

3. Makanan yang mengandung tepung seperti gandum, umbi-umbian, dan juga biji-bijian seharusnya menjadi bagian utamam pola makan. Namun pastikan jumlahnya tidak berlebihan karena makanan tersebut mengandung gula dan akan memaksa tubuh untuk melepas insulin agar kadar glukosa kembali normal.

4. Untuk mendapatkan tubuh yang ideal, Anda kadang melakukan olah raga yang berlebihan. Hal ini justru tidak baik, karena olah raga yang berlebihan akan merangsang Anda untuk mengkonumsi karbohidrat lebih sering untuk mengganti energi yang keluar karena olahraga.

5. Kembali pada pola makan tiga kali sehari, dan kurangi camilan yang tidak diperlukan. Karbohidrat tetap diperlukan tubuh, namun sesuaikan jumlah yang seharusnya masuk ke dalam tubuh.
sumber : www.detikfood.com

Friday, February 11, 2011

Langsing di Hari Kasih Sayang

Langsing di Hari Kasih Sayang
Foto: webmd.com


detikfood.com, Merasa tidak PD dengan tubuh Anda untuk dinner di hari valentine minggu depan? Tak perlu khawatir, berikut ini beberapa tips yang bisa Anda lakukan agar saat hari spesial nanti Anda bisa mengenakan gaun yang diinginkan.

14 Februari, tidak sedikit yang merayakannya sebagai hari kasih sayang. Permen warna warni, cokelat berbagai bentuk cantik hingga romantic dinner dengan someone special sudah menjadi ciri khas saat Valentine tiba. Mungkin sebagian dari Anda merasa tidak percaya diri menghadiri undangan makan malam hanya karena tubuh yang sedikit gemuk.

Tidak perlu khawatir, karena ada beberapa cara mudah untuk bisa dilakukan selama beberapa hari ini untuk menurunkan beberapa kilogram berat badan Anda.

Sarapan Itu Penting
Jangan pernah meninggalkan sarapan, karena bisa-bisa porsi makan Anda bertambah di siang hari. Selain itu, melewatkan sarapan akan membuat tubuh ingin mengkonsumsi gula lebih sering seperti permen, cokelat, dan kue-kue.

Roti Gandum
Jika Anda suka sarapan roti, gantilah roti yang biasa Anda makan dengan roti gandum yang lebih kaya serat.

Buat Catatan
Buatlah catatan kecil tentang apa saja yang sudah Anda makan setiap harinya. Sehingga Anda bisa mengkontrol makanan yang seharusnya di makan esok hari.

Banyak Minum Air
Sering merasa haus? Hal ini bisa terjadi karena perasaan lapar yang cukup tinggi. Pastikan Anda meminum air sebanyak 1-2 liter setiap harinya. Selain menghindari diri dari dehidrasi, air juga bisa menjaga kelembapan kulit Anda.

Stop Gula

Apabila Anda termasuk orang yang suka sekali minum teh, cobalah untuk meminum teh tanpa menggunakan gula. Beberapa penelitian membuktikan bahwa semakin banyak gula yang masuk dalam tubuh manusia, justru memicu Anda untuk mengkonsumsi makanan lebih banyak.

Dark Chocolate
Jika cokelat menjadi camilan yang wajib setiap harinya, cobalah ganti cokelat yang biasa Anda makan dengan dark chocolate atau cokelat pahit. Selain kandungan gulanya lebih sedikit, dark chocolate juga membantu menjaga kesehatan jantung Anda.

Makan Buah, Bukan Sari Buah
Buah memang sangat dianjurkan dikonsumsi setiap hari. Tapi hal ini tidak berarti sama artinya dengan meminum sari buah. Sari buah kemasan biasanya sudah mengandung pemanis tambahan. Sari buah yang sebaiknya dikonsumsi adalah buatan sendiri, karena penggunaan gula sudah pasti ditiadakan.

Telur
Makan telur dipagi hari akan membantu Anda merasakan kenyang lebih lama. Penelitian menunjukkan bahwa telur memicu suatu hormon yang membantu menekan rasa lapar di otak sehingga membuat Anda makan jauh lebih sedikit di siang dan malam hari.
sumber : detikfood.com

Sunday, December 26, 2010

Sayuran yang Bikin Tulang Kuat

img
(Foto: thinkstock)
Jakarta, Kebanyakan orang berpikir bahwa terbaik untuk tulang dan gigi adalah susu. Tapi ternyata tak hanya itu, sayuran pun tak kalah baiknya untuk membuat tulang dan gigi tetap kuat.

Susu memang sumber kalsium yang membangun tulang tumbuh kuat, tapi susu bukan satu-satunya sumber mineral penting tersebut. Sayuran tertentu juga memberikan banyak kalsium dan vitamin K, nutrisi yang sama pentingnya untuk kesehatan tulang.

Baik sayuran dan buah-buahan dapat meningkatkan kesehatan tulang dengan menetralisir darah, yang membantu mengurangi ekskresi kalsium dan kehilangan atau kekeroposan tulang.

Untuk membangun dan mempertahankan tulang yang kuat, tubuh membutuhkan jumlah kalsium, vitamin D dan vitamin K yang cukup. Ketiga nutrisi tersebut bekerja sama untuk membangun dan memperbaiki tulang, dengan vitamin D dan K memainkan peran sentral dalam penyerapan kalsium.

Dilansir Livestrong, Senin (26/12/2010), sayuran hijau merupakan sumber utama vitamin K dan juga menyediakan kalsium. Contohnya antara lain:

  1. Lobak
  2. Brokoli
  3. Kubis Brussel
  4. Peterseli
  5. Bawang,
  6. Selada
  7. Asparagus
  8. Okra
  9. Kacang polong
  10. Selada air
  11. Bok choy

Namun, tidak semua sayuran hijau mengandung kalsium, mineral yang penting untuk tulang. Menurut Harvard School of Public Health, beberapa sayuran juga mengandung asam oksalat, yang menghambat penyerapan kalsium, contohnya bayam dan lobak Swiss.

Ketika darah menjadi terlalu asam, tubuh meminjam kalsium dari tulang untuk menetralkan darah. Jika hal ini terjadi sering dan tubuh Anda tidak cukup mengkonsumsi nutrisi tinggi kalsium, vitamin K dan D, maka tulang akan menjadi rapuh dan lemah.

Untuk itu, selain mengonsumsi susu, perbanyaklah makan sayuran yang mengandung kalsium dan nutrisi penting lain yang baik untuk menjaga tulang tetap kuat.

sumber : www.detikhealth.com

Friday, December 3, 2010

Yuk, Makan Sayuran Biar Cantik


Yuk, Makan Sayuran Biar Cantik
Jakarta - Rasa sayuran yang cenderung hambar memang membuat banyak orang kurang suka. Padahal kandungan vitamin, serat dan mineralnya sangat dahsyat. Selain menyehatkan jantung dan tulang, sayuran juga bikin cantik lho!

Anda termasuk penggemar sayuran? Kabar baik buat Anda. Bukan hanya kandungan serat, vitamin dan mineralnya yang bermanfaat, sayuran berkalori dan karbohidrat rendah. Berarti kadar gula dalam darah tidak akan naik jika makan sayur dalam jumlah besar. Seperti yang dilansir methodsofhealing, 70% orang meninggal karena penyakit yang disebabkan pada kebiasaan makan mereka.

Untuk dapat sehat dan berumur panjang lebih baik memperbanyak konsumsi sayuran, biji - bijian dan kedelai sebagai camilan. Beberapa manfaat positif bakal Anda peroleh jika gemar makan sayuran, di antaranya:

1.Panjang umur: Proyek Kesehatan China (perusahaan yang bertanggung jawab atas studi kesehatann pada sample besar) melansir informasi, "Orang yang tidak mengkonsumsi daging atau vegetarian, masa hidupnya lebih panjang 7 - 15 tahun lebih lama disbanding mereka yang makan daging dan produk hewani lainnya." Penelitian dilakukan terhadap penduduk China yang mengkonsumsi makanan hewani, mereka tetap terlihat sehat, namun angka kematian mereka yang mengkonsumsi produk hewani lebih besar karena resiko yang timbul dari penyakit akibat makan daging.

2.Jantung sehat: Sebagian penyakit jantung disebabkan tingkat konsumsi daging merah dan lemak. Karena kadar kolesterol meningkat. Jika makan sayuran, tingkat kolestrol hanya sekitar 14% lebih rendah dibanding mereka yang makan daging.

3.Mencegah kanker: Hasil penelitian menunjukkan wanita yang mengkonsumsi daging merah beresiko terkena kanker payudara. Sedangkan wanita yang mengkonsumsi buah dan sayur setiap hari, memiliki resiko rendah terkena kanker payudara sekitar 20- 30%. Dokter mengatakan bahwa sistem kekebalan tubuh vegetarian lebih kuat, sehingga berhasil menghancurkan sel kanker dengan efektif.

4.Menurunkan berat badan: Asupan lemk yang rendah pada vegetarian akan membantu menghilangkan silulit pada tubuh. Berat badanpun akan turun secara alami.

5.Tulang kuat: Wanita pecinta sayur umumnya di usia 65 tahun memiliki resiko estoporosis sekitar 18%. Sedangan untuk pemakan daging memiliki 38% hilangnya massa tulang. Sebab asupan protein yang berlebih dapat  mengganggu penyerapan kalsium dan retensi dalam tulang. Juga menghilangkan zat mineral pada tubuh, sehingga dengan protein yang berlebih dapat merangsang munculnya osteoporosis.

6.Terlindung dari racun: Makan daging dan telur dapat beresiko keracunan jika tidak segar. Sedangkan vegetarian terlindung dari resiko buruk, sebab jenis sayuran, biji - bijian tidak menyebabkan keracunan.

7. Cantik: Ahli kecantikan percaya bahwa diet vegetarian dapat memberikan manfaat pada kulit. Buah dan sayuran kaya akan nutrisi yang membantu kulit menjadi sehat, mulus, segar dan memancarkan kecantikan.

Ternyata untuk mendapatkan tubuh sehat dan cantik tidak sulit bukan? Yuk, mulai makan banyak sayuran!

sumber : www.detikfood.com

Tuesday, November 23, 2010

3 Keunggulan Buah Dibanding Sayuran

Meski sama-sama berasal dari tumbuhan dan mengandung serat serta berbagai jenis nutrisi penting, dalam beberapa hal buah dan sayuran punya perbedaan. Buah memiliki sejumlah kelebihan yang tidak dimiliki oleh sayuran.

Dikutip dari Livestrong, Selasa (23/11/2010), berikut ini 3 kelebihan buah dibandingkan sayuran.

1. Sumber energi yang cepat

Berbagai jenis buah mengandung gula sederhana seperti glukosa dan fruktosa yang tidak perlu dipecah melalui pencernaan enzimatik. Gula sederhana lebih mudah diserap di usus, sehingga lebih cepat diubah menjadi energi.

Sebaliknya, sebagian besar sayur-sayuran memiliki rasa lebih pahit karena struktur kandungan gulanya membentuk rantai panjang polisakarida. Agar bisa dipakai sebagai sumber energi, polisakarida perlu dipecah dulu menjadi gula sederhana sehingga membutuhkan waktu lebih lama.

2. Lebih kaya antioksidan
Dibanding sayuran, buah-buahan segar seperti apel, cherry, blueberry dan raspberry punya kandungan flavonoid yang lebih tinggi. Senyawa ini berfungsi melindungi sel dari inflamasi (radang) dan kerusakan sehingga bisa melawan efek penuaan.

3. Tidak perlu dimasak
Selain untuk lalapan, sayuran jarang dimakan mentah-mentah apalagi langsung dari pohonnya. Inilah yang membedakan dengan buah-buahan yang hampir semuanya bisa langsung dikonsumsi tanpa harus dimasak terlebih dahulu.

Bahkan beberapa jenis sayur yang dipakai untuk lalapan sebenarnya termasuk golongan buah-buahan, misalnya timun, tomat dan paprika.

sumber : www.detikhealth.com

Sunday, November 7, 2010

Air dalam Sayuran Lebih Mudah Masuk Sel Tubuh

 Mengonsumsi air putih memang diketahui bagus untuk kesehatan kulit. Tapi air yang terdapat di dalam sayur-sayuran ternyata memiliki manfaat yang lebih baik dan lebih mudah masuk ke dalam sel sehingga bisa membuat kulit tampak lebih muda.

Kulit adalah kehidupan kecil dari seluruh tubuh dan mencerminkan apa yang terjadi di dalamnya. Kunci untuk menjaga kesehatan yang prima adalah menjaga kekuatan sel agar kuat menampung air seperti yang dilakukan oleh sel-sel muda.

Jika seseorang bisa memperbaiki membran selnya, mulai dari sel otak, sel jantung dan juga sel jaringan ikat di kulit terluar sambil menarik air dan nutrisinya maka seseorang dapat melawan proses penuaan dan penyakit.

Pada usia awal 30 tahun, terkadang ditemukan tanda-tanda penuaan seperti kulit yang mulai menjadi kering, pola tidur berubah, serta proses pencernaan yang mulai melambat. Hal ini disebabkan kemampuan sel-sel untuk menampung air semakin melemah.

Seperti dikutip dari Dailymail, Senin (6/9/2010) air yang terkandung di dalam buah-buahan dan sayuran dikelilingi oleh molekul yang bisa membantunya masuk ke dalam sel lebih mudah. Selain itu buah dan sayuran juga kaya akan antioksidan, mineral dan vitamin B yang digunakan tubuh untuk metabolisme karbohidrat, lemak dan protein.

Misalnya untuk semangka dan mentimun mengandung 97 persen air, tomat mengandung 95 persen air, terong mengandung 92 persen, wortel mengandung 88 persen air, buncis yang dimasak mengandung 77 persen air, dada ayam panggang mengandung 65 persen air dan salmon panggang mengandung 62 persen air.

Hampir semua makanan mengandung air, tapi untuk makanan yang alami akan mengandung air lebih banyak. Buah-buahan dan sayuran memiliki air yang kaya akan nutrisi, karenanya ia bisa tetap berada di dalam sistem tubuh cukup lama agar bisa dimanfaatkan lebih baik.

Ketika sel-sel tidak mendapatkan asupan air yang cukup atau mulai dehidrasi, maka ia akan rusak dan tidak bisa berfungsi secara optimal. Hal ini akan memicu kerusakan jaringan di tubuh yang bisa disebut sebagai tanda penuaan. Dan seiring bertambahnya usia, maka tubuh akan kehilangan air secara alami.

Untuk mendapatkan manfaat yang maksimal dari sayuran ini, akan lebih baik jika sayuran tersebut dimakan mentah atau dimasak sebentar. Karena merebus sayuran terlalu lama bisa memecahkan sel membran dan memungkinkan air untuk keluar dari sel.

Untuk mendapatkan asupan air yang cukup tidak hanya terbatas pada berapa jumlah air putih yang sudah diminum, tapi bagaimana air tersebut bisa masuk ke dalam sel dan jaringan ikat serta menjaganya sehingga sel bisa berfungsi dengan baik.

Karenanya untuk membuat membran sel lebih kuat, diperlukan cara untuk mendorong regenerasi jaringan ikat dan menjaga respons imun dengan cara membanjiri tubuh dengan nutrisi dan air yang mudah masuk ke dalam sel.

sumber : www.detikhealth.com