Showing posts with label antioksidan. Show all posts
Showing posts with label antioksidan. Show all posts

Tuesday, April 5, 2011

Walnut si Kacang Super!

Walnut si Kacang Super!
Foto: http://beaut.ie 
detikfood.com - Ingin menghindari kanker dengan cara yang sederhana? Cukup makan kacang ini. Bentuknya bergelombang tak teratur. Rasanya gurih renyah. Kacang yang satu ini punya sejumlah khasiat hebat yang belum banyak dikenal. Apa saja khasiatnya?

Kini banyak bermunculan makanan dan minuman yang mengandung antioksidan, entah memang benar demikian atau hanya strategi pemasaran. Meskipun begitu, Anda bisa mendapatkan asupan makanan yang mengandung antioksidan dari kacang-kacangan seperti walnut. Diantara sekian banyak jenis kacang yang ada, walnut adalah salah satu  jenis kacang yang dapat membantu tubuh melawan kanker, sakit jantung, hingga penuaan.

Penelitian Joe Vinson, seorang profesor di Scranton Univesity, seperti dilansir the American Chemical Society, menemukan bahwa dalam satu gram walnut mengandung 70 unit senyawa polyphenol. Antioksidan ini lebih tinggi dibandingkan jenis kacang lainnya. Polyphenol juga 15 kali lebih besar manfaatnya jika dibandingkan dengan sumber vitamin E lainnya.

"Dua puluh delapan gram walnut mengandung antioksidan lebih dari rata-rata yang didapat seseorang yang sudah memakan buah dan sayur dalam jumlah yang besar," ujar Vinson.

Hal ini bukan berarti harus menggantikan bayam dan apel untuk semagkuk walnut, karena bayam dan apel juga mengandung antioksidan. Namun, walnut bisa membantu  memenuhi kebutuhan vitamin E sekaligus antioksidan yang dibutuhkan sehari-hari jika tidak bisa didapat dari makanan lain.

Meskipun kacang sangat baik, namun tidak semua orang sudah memahami arti pentingnya. Karena sebagian dari mereka menghindari kacang karena takut akan kalori dan juga lemaknya yang tinggi. Kenyataannya, lemak yang terdapat pada kacang adalah lemak tak jenuh yang tidak membahayakan jantung dan  tidak meningkatkan kolesterol. Kacang juga rendah karbohidrat, sehingga bisa menyeimbangkan program diet Anda tanpa harus merasa kelaparan.

Jika Anda tidak bisa mendapatkan walnut, Anda bisa menggantinya dengan pistachio, almond, pecan, macadamia, kenari,  dan juga kacang Brazil. Pastikan salah satu jenis kacang tadi masuk ke dalam daftar menu atau camilan agar Anda bisa merasakan manfaat dari antioksidannya.
sumber : www.detikfood.com

Wednesday, December 29, 2010

Serat dan Antioksidan Kunci Sehat di Tahun 2011

img
(Foto: thinkstock)
Jakarta, Polusi udara dan pola makan yang tidak sehat diperkirakan akan menghadirkan ancaman penyakit kanker sepanjang tahun 2011. Penangkalnya adalah diet yang sehat, termasuk memperbanyak asupan serat dan antioksidan dari sayur dan buah-buahan.

Serat yang banyak terdapat dalam sayuran berguna untuk mencegah risiko kanker yang terjadi di usus. Fungsinya ibarat 'sapu alami' yang membersihkan saluran pencernaan dari pentgotor-pengotor yang bisa memicu kanker.

"Misalnya setelah makan daging binatang berkaki 4, seperti kambing. Daging tersebut seratnya kasar sehingga mudah terselip di usus lalu bisa memicu kanker," ungkap Dr Phaidon L Toruan, MM, pakar hidup sehat saat dihubungi detikHealth, Kamis (30/12/2010).

Sedangkan untuk menangkal radikal bebas, ada banyak alternatif antioksidan yang bisa dipilih mulai dari buah-buahan hingga kafein dalam teh dan kopi. Jika dibutuhkan, suplemen multivitamin juga bisa ditambahkan seperlunya.

Dr Phaidon menyarankan, menu sehat untuk pagi hari contohnya bubur kacang hijau yang kaya akan serat dengan pemanis berupa gula aren. Minumannya kopi atau teh hijau, sebaiknya tawar untuk mencegah peningkatan kadar gula darah yang juga bisa menyebabkan kanker.

Bekal yang bisa dibawa ke tempat kerja juga sebaiknya berupa buah-buahan, misalnya jeruk dan pisang. Pisang kaya akan kandungan vitamin C sebagai antioksidan, sementara pisang mengandung banyak nutrisi yang baik bagi jantung.

Selama di tempat kerja, sesekali minum teh tawar juga akan membantu menjaga kebugaran tubuh. Selain menangkal efek radikal bebas yang menjaga tubuh tetap sehat, teh bisa menurunkan level stres sehingga bisa lebih produktif.

sumber : www.detikhealth.com

Wednesday, December 22, 2010

Beras Hitam Kurangi Radang


Beras Hitam Kurangi Radang
Foto: gresnews.com
Jakarta - Beras hitam sedang jadi bintang nutrisi dunia. Berwarna hitam pekat dengan rasa sedikit manis. Beras ini banyak ditanam di Jawa Tengah dan Jabar. Ternyata dibandingkan beras merah dan putih, beras ini lebih unggul khasiatnya.

Beras hitam memang tak sepopuler beras biasa dan juga beras merah. Namun demikian, beras ini sudah mulai banyak digunakan sebagian orang. Tidak hanya karena kandungan serat nya baik untuk mereka yang tengah berdiet, tapi juga beberapa manfaat lainnya yang bisa langsung dirasakan.

Seperti hasil dari sebuah studi yang baru-baru ini dilakukan oleh Mendel Friedman dan rekan-rekannya di Departemen Pertanian AS Western Regional Research Center di Albany, California. Menemukan bahwa makanan pokok sebagian besar orang di dunia ini ternyata mampu mengurangi peradangan akibat alergi, asma dan juga penyakit lainnya.

Dalam penelitian sebelumnya juga, kelompok peneliti ini mengidentifikasi beberapa manfaat kesehatan potensial dari beras hitam. Bran atau kulit luar dari biji-bijian, yang dibuang selama pengolahan beras merah untuk menghasilkan sejenis beras putih.

Perlakuan ini juga dilakukan terhadap beras hitam, ternyata dapat menekan pelepasan histamine yang menyebabkan inflamasi atau peradangan. Dengan menyisipkan sedikitnya 10 % beras hitam dalam menu setiap hari ternyata dapat menurunkan peradangan seperti iritasi kulit, alergi, dan juga jenis peradangan lainnya.

Selain mengatasi peradangan, beras hitam juga berkhasiat meningkatkan daya tahan tubuh terhadap penyakit, memperbaiki kerusakan sel hati, mencegah gangguan fungsi ginjal, mencegah kanker/ tumor, memperlambat penuaan, sebagai antioksidan, membersihkan kolesterol dalam darah, dan mencegah anemia.

Nah, kalau sudah tahu begitu banyak manfaat dari beras hitam tak ada salahnya menyisipkan beras hitam di salah satu menu harian Anda. Beras hitam bisa dibeli di toko makanan sehat atau pasar swalayan besar. Beras ini bisa juga dicampur dengan beras putih.

sumber : www.detikfood.com