Showing posts with label kedelai. Show all posts
Showing posts with label kedelai. Show all posts

Friday, November 4, 2011

Nutrisi untuk Membersihkan Hati dari Racun

img
(Foto: thinkstok)



detikhealth.com, Hati adalah organ penting dalam tubuh salah satunya untuk mengeluarkan racun. Untuk itu ketahui makanan apa saja yang bisa membantu pekerjaan hati dalam mendetoksifikasi racun.

Detoksifikasi adalah suatu proses menghilangkan racun-racun agar dikeluarkan oleh tubuh, karenanya jika hati mendapatkan nutrisi yang tepat bisa membantu meningkatkan kemampuan detoksifikasinya.

Beberapa hal bisa menjadi racun bagi tubuh seperti bahan kimia yang ditambahkan dalam makanan olahan, hormon yang disuntikkan pada hewan serta insektisida pada tanaman yang tidak dicuci dengan bersih.

Organ hati akan bekerja keras untuk mengeluarkan racun dan lemak rusak yang dikonsumsi melalui makanan sehari-hari. Jika racun tersebut tidak dikeluarkan bisa memicu berbagai masalah dan penyakit di hati.

Meski begitu makanan yang digunakan untuk membersihkan hati harus makanan yang segar dan organik, atau membersihkan makanan tersebut dengan benar sehingga racun atau zat kimia dalam makanan tersebut hilang. Salah satu kandungan dari makanan yang diperlukan untuk menghindari kerusakan pada hati adalah antioksidan.

Berikut ini makanan yang bisa membantu hati dalam melakukan detoksifikasi, seperti dikutip dari Lifemojo, Sabtu (5/11/2011) yaitu:

1. Bawang putih dan bawang merah, 1-2 bonggol bawang putih sebaiknya dimasukkan dalam pola makan setiap minggunya, bisa dimasukkan dalam tumis bersama sayuran atau ditambahkan dalam jus lemon segar. Selain itu bawang merah juga pembersih racun yang sangat baik.

2. Sayuran seperti kembang kol, kubis, brokoli, selada air dan bak choy adalah sayuran yang baik untuk detoks. Cobalah untuk menyertakannya dalam salad atau tumis sayuran.

3. Gandum murni seperti oatmeal menyediakan banyak serat sehingga sangat baik untuk mendetoksi hati, selain itu biji-bijian juga bagus untuk detoks seperti kacang merah dan barley.

4. Kunyit memiliki sifat antiseptik dan sangat baik dalam membantu proses detoksifikasi hati.

5. Buah berry, masukkan buah-buahan berry seperti stroberi, blueberry, raspberry dan blueberry dalam pembuatan smootihe, milk shake atau dimakan langsung.

6. Teh hijau, konsumsi teh hijau merupakan detoksifikasi yang sangat baik dalam membantu fungsi hati agar lebih efisien, serta kesehatan tubuh secara menyeluruh.

7. Kedelai, makanan ini sangat baik untuk detoks. Usahakan untuk minum susu kedelai baik yang manis atau tanpa pemanis, serta mengonsumsi makanan lain yang mengandung kedelai seperti tahu dan tempe.

8. Anggur merah, buah ini memiliki sifat detoksifikasi yang sangat baik karena membantu mengusir racun dan limbah. Anggur bisa dimakan langsung atau dicampur ke salad.
sumber : www.detikhealth.com

Tuesday, October 11, 2011

Bawang Putih Kendalikan Kolesterol Darah

Bawang Putih Kendalikan Kolesterol Darah
Foto : dankamfarms.com
detikfood.com- Bawang putih merupakan bumbu dapur yang populer. Aromanya wangi dan memperlezat rasa makanan. Meskipun banyak yang kurang suka dengan aroma tajamnya, bawang putih memiliki kemampuan mengontrol kolesterol darah.

Makanan bisa membuat tubuh sehat tetapi juga bisa mendatangkan penyakit. Selain memberikan kelezatan dan rasa kenyang, makanan juga bisa membuat tubuh tahan terhadap serangan penyakit. Salah satunya adalah penyakit jantung.

Penyakit jantung dipicu oleh kolesterol darah yang tinggi. Banyak orang tidak mengetahui kalau kadar kolesterolnya sudah meningkat tajam. Agar jantung tetap sehat dan kolesterol darahpun dalam keadaan normal, ada beberapa makanan sehat yang bisa dikonsumsi secara teratur.

Minyak Ikan
Minyak ini mengandung asam lemak esensial omega 3 yang merupakan trigliserida. Minyak ini bisa membantu memelihara kesehatan jantung dan menurunkan kolestrol jahat LDL dalam tubuh.

Teh Hijau
Sari teh hijau mengandung antioksidan tinggi yang mencegah oksidasi lebih lanjut dari LDL (kolesterol jahat), sehingga bisa mengontrol kadar kolestrol dan melawan penyakit kardiovaskular.

Barley
Barley atau cantel mengandung serat larut, vitamin B, beta glucan yang berperan penting dalam mengontrol kadar kolesterol. Bijian ini mengikat asam empedu dan memberikan ekskresi melalui saluran fecal sehingga bisa mengurangi tingkat kolestrol jahat dalam darah.

Kedelai
Kedelai memiliki kandungan protein yang sama baiknya dengan daging. Serat dan proteinnya berkerja untuk mencegah panyakit jantung koroner dan menurunkan tingkat kolestrol jahat (LDL) dan trigliserida.

Oatmeal
Oatmeal mengandung serat larut, beta glucan yang membantu mengurangi kadar kolestrol jahat (LDL) dalam tubuh. Makan 5-10 gram oatmeal setiap hari beresiko besar terhadap penurunan kolestrol LDL sebanyak 5% dan mengurangi resiko penyakit kardiovaskular sebanyak 10%.

Bawang Putih
Sari bawang putih memiliki kandungan senyawa alil sulfida dan fitokimia lainnya yang bisa membantu menurunkan kolesterol secara alami. Makanlah 2-3 siung bawang putih baik setiap pagi saat perut masih kosong.

Beras Merah
Kandungan lovastatin alami yang sudah berbentuk senyawa statin pada beras merah mampu menurunkan kadar kolestrol jahat (LDL). Makan beras merah setiap hari secara teratur mampu meningkatkan kolestrol baik (HDL) sebanyak 20-30%.
sumber: www.detikfood.com

Tuesday, June 21, 2011

Makan Apel Jantung Jadi Sehat

Makan Apel Jantung Jadi Sehat
Foto : www.thetasteoforegon.com


detikfood.com - Gemar makan sayur, buah, kacang atau biji – bijian? Makanan kaya serat ini, ternyata bisa menjadi salah satu nutrisi penjaga kesehatan jantung. Ada makanan sehat lainnya yang bisa dikonsumsi secara rutin. Bukan hanya enak dan mudah didapat, tapi juga bikin jantung kuat dan sehat!

Olahraga teratur, tidak merokok dan tidak minum minuman beralkohol memang bisa menjaga kesehatan jantung. Namun, tidak cukup dengan itu saja, makan makanan tertentu secara teratur juga bisa mempertahankan kesehatan jantung secara optimal, seperti makanan berikut ini:

Sayuran hijau
Bayam, brokoli, pak choy, dan kangkung kaya akan kalori, serat, asam folat, magnesium, kalsium, kalium serta rendah lemak. Makan sayuran hijau secara rutin bisa menurunkan resiko penyakit jantung sebanyak 11%.

Oats
Oat mengandung beta glucan, yang merupakan serat larut air yang baik untuk membantu menurunkan kadar kolestrol LDL (kolestrol buruk) dalam darah sehingga jantung lebih terjaga fungsinya.

Biji – bijian
Gandum, cantel, dan beragam jenis biji – bijian lainnya memiliki serat alami, vitamin E, zat besi, magnesium, dan sejumlah antioksidan yang baik untuk jantung serta bisa mengurangi tekanan darah.

Kedelai
Protein pada kedelai telah terbukti baik untuk mencegah serangan jantung. Kandungan protein dalam kedelai sangat baik untuk pengganti protein daging merah. Olahan kedelai seperti tempe, tahu, dan olahan kedelai lainnya bisa menjadi selingan menu yang menyehatkan.

Minyak zaitun
Minyak zaitun mengandung lemak tak jenuh tunggal dan antioksidan yang baik untuk memelihara kesehatan jantung dan juga bisa menurunkan kadar kolesterol LDL.

Tomat
Kandungan vitamin pada tomat bisa bertindak sebagai pembersih darah. Makan tomat secara teratur bisa mengurangi resiko penyakit jantung. Sebaiknya makan tomat segar sebagai lalap atau campuran salad.

Apel
Apel memiliki kandungan fitokimia yang disebut quercetin yang bertindak sebagai anti peradangan dan dapat membantu mencegah penggumpalan darah. Apel juga memiliki kandungan serat dan vitamin. Makanlah satu buah apel dengan campuran kacang kenari dan almond sebagai camilan sehat.

Almond
Almond mengandung vitamin B17, E dan mineral seperti magnesium, zat besi, dan sumber lemak tak jenuh tunggal yang baik untuk menurunkan kadar kolestrol dan resiko penyakit jantung.

Red Wine
Minum red wine terbukti baik untuk jantung. Pasalnya red wine memiliki antioksidan tinggi yang disebut resverartrol. Kandungan senyawa yang baik melindungi kesehatan jantung.
sumber : www.detikfood.com

Friday, June 10, 2011

Natto, Fermentasi Kedelai yang Berkhasiat

Natto, Fermentasi Kedelai yang Berkhasiat
Foto: yum.am 
detikfood.com - Butiran kedelai utuh yang lengket dengan aroma yang khas ini jadi menu sarapan masyarakat Jepang. Disantap dengan nasi putih, natto tidak hanya enak tapi juga sehat lho. Cobain yuk!

Pernah melihat natto? Di beberapa rumah makan Jepang yang ada di Jakarta, natto bisa dijumpai. Natto merupakan makanan hasil fermentasi kacang kedelai dengan Bacillus subtilis. Warnanya kecokelatan dan liat atau lengket, aromanya pun sangat tajam. Beberapa orang yang tidak biasa dengan aromanya, langsung menolak memakannya padahal natto mengandung banyak manfaat.

Di Jepang, natto dijadikan menu sarapan teman makan nasi dan juga miso sup. Fermentasi kedelai ini mirip sekali dengan tauco dari Indonesia. Kaya akan protein karena berasal dari kedelai pilihan, serta mengandung proiotik yang baik untuk pencernaan. Natto memiliki ciri yang sangat unik, aromanya yang kuat, rasanya yang gurih asin, serta teksturnya yang liat / lengket.

Selain jadi teman sarapan, natto juga dijadikan campuran okonomiyaki serta isi roti tawar. Masyarakat Jepang percaya kalau natto sangat berperan untuk kesehatan tubuh manusia. Natto mengandung senyawa pyrazine. Senyawa ini yang menimbulkan aroma khas yang tajam pada natto.

Pyrazine berfungsi untuk melakukan pembekuan darah. Natto juga mengandung enzim protease yang juga dapat mengurangi pembekuan darah baik oleh fibrinolisis langsung dari pembekuan, dan menghambat plasma protein inhibitor plasminogen aktivator. Enzim ini juga dapat membantu untuk menghindari trombosis, seperti misalnya saat terjadi serangan jantung, emboli paru, atau stroke.

Natto merupakan sumber vitamin K yang sangat tinggi, serta mengandung kalsium yang baik untuk mencegah terjadinya osteoporosis. Tidak hanya itu saja, natto juga sangat baik untuk kesehatan kulit, membantu menjaga kelembaban kulit sehingga tampak awet muda dan sehat.

Nah, jika Anda berkesempatan makan di resto Jepang yang menyediakan natto dalam pilihan menu, cobalah dan rasakan manfaatnya.
sumber : www.detikfood.com

Tuesday, March 8, 2011

Kedelai, Nutrisi Hebat Buat Wanita

Kedelai, Nutrisi Hebat Buat Wanita
Foto : www.biztrademarket.com 
detikfood.com - Suka makan tahu, tempe, sayuran dan buah? Makanan yang sering dianggap sepele ini, ternyata  memberikan nutrisi baik untuk wanita. Ada sejumlah makanan lain yang bisa dikonsumsi secara rutin oleh kaum hawa. Bukan hanya enak tetapi bikin tubuh sehat dan kuat!

Pria dan wanita tidak hanya memiliki perbedaan secara fisik, tapi juga memiliki kebutuhan nutrisi yang berbeda. Pam Peeke, MD, M.Ph dalam bukunya yang berjudul Fight Fat  menjelaskan  bahwa wanita memiliki nutrisi yang unik untuk menjaga tubuh agar tetap sehat dan memelihara daya fokus yang menurun karena usia.

Seperti yang diulas howstuffworks, ada 10 jenis sumber nutrisi yang baik untuk wanita, agar  tubuhnya tetap sehat dan bugar.

Kedelai
Tahu, tempe, susu kedelai dan produk olahan kedelai lainnya memiliki protein dan kaya akan kandungan fitonutrien yang baik untuk menjaga kesehatan jantung dan menurunkan kadar kolestrol. Tambahkanlah olahan kedelai dalam asupan harian sebanyak 25 gram per hari.

Whole Grain
Whole grain atau gandum utuh kaya akan serat yang dapat mencegah masalah pencernaan yang biasa dialami wanita. Cobalah untuk memasukan biji - bijian utuh ke dalam menu.. Seperti, roti gandum, barley dan quinoa.

Folat
Terdapat pada asparagus, jeruk, sereal, dan kacang - kacangan. Folat sangat diperlukan untuk wanita hamil, agar perkembangan saraf pada janin terbentuk sempurna. Selain itu, folat juga baik untuk kesehatan jantung. Pastikan mengkonsumsinya sebanyak 400 mcg/ hari.

Cranberry
Kandungan proanthocyanidins pada buah cranberry berfungsi membantu mencegah bakteri menempel pada dinding kemih, sehingga mampu menangkal infeksi pada saluran kemih. Penelitian baru juga menunjukan cranberry dapat meningkatkan kesehatan jantung.

Air Mineral
Meskipun bukan makanan, air penting untuk semua proses metabolisme tubuh. Dapat membantu masalah pencernaan, penurunan berat badan, dan mempercantik kulit. Minumlah 8 - 10 gelas /hari, agar terhindar dari masalah dehidrasi pada tubuh dan kulit.

Kacang
Kacang memiliki lemak tak jenuh tunggal dan lemak tak jenuh ganda, yang dapat membantu menurunkan kadar kolestrol darah. Juga mencegah penyakit jantung. Selain itu, kacang adalah sumber protein yang baik. Walaupun ukurannya kecil, namun memiliki banyak kalori, kalsium, fosfor, zinc, selenium, folat, vitamin E dan A.

Sayuran Hijau

Sayuran hijau seperti brokoli, kailan, bok choy, dan selada dapat memberikan nutrisi dan serat yang baik. Cobalah untuk makan tiga porsi sayuran setiap hari agar kebutuhan nutrisi pada tubuh dapat terpenuhi.

Vitamin C
Sumber vitamin C terdapat pada jeruk, stroberi, paprika hijau dan merah, sawi, brokoli, bayam, tomat, kentang, kiwi, jambu biji, dan peterseli. Kandungan antioksidan  pada vitamin C, dapat mencegah terjadinya penyakit jantung koroner. Masukan 2 - 3 porsi atau lebih buah dan sayuran bervitamin C  dalam menu. Kebutuhan vitamin C untuk wanita adalah 75 miligram /hari.

Zat Besi
Wanita yang masih mengalami menstruasi memerlukan zat besi lebih banyak. Sumber zat besi yang tinggi bisa didapat pada daging sapi tanpa lemak, lobak swiss, tahu dan aprikot kering. Wanita memerlukan 12 - 15 miligram zat besi setiap hari, dibanding pria.

Kalsium
Kalsium berperan penting untuk menjaga tulang kuat dan mencegah oestoporosis. Kalsium dalam jumlah banyak bisa didapat dari produk susu rendah lemak, sayuran berdaun hijau (kangkung, brokoli dan collard hijau), produk kedelai dan biji - bijian.

Saturday, January 29, 2011

Kedelai Bikin Jantung Sehat

Kedelai Bikin Jantung Sehat


Jakarta - Suka makan tahu, tempe, susu kedelai, atau kecap? Berbagai produk olahan kedelai ternyata bisa menjadi salah satu nutrisi penjaga kesehatan jantung. Ada sejumlah makanan lain yang bisa dikonsumsi secara rutin. Bukan hanya enak tetapi bikin jantung kuat dan sehat!

Olahraga teratur, tidak merokok dan tidak minum minuman beralkohol sudah dikenal bisa menjaga kesehatan jantung. Ternyata bukan hanya itu. Makan makanan tertentu secara teratur bisa memelihara jantung tetap sehat, seperti makanan berikut ini:

Ikan Salmon
Salmon merupakan sumber asam lemak omega 3 yang baik untuk mengurangi risiko peradangan dan menekan pembekuan darah. Biasakan untuk makan ikan salmon, tuna atau sarden minimal dua kali per minggu. Untuk jantung yang sehat, cobalah steak salmon dengan salad dan kucuri sedikit air jeruk lemon.

Minyak zaitun
Mulai sekarang cobalah untuk mengganti minyak goreng anda dengan minyak zaitun. Minyak zaitun membantu mengurangi risiko penyakit jantung karena bisa menurunkan kadar kolesterol LDL.

Oats
Oats mengandung serat larut yang disebut beta glucan yang membantu menurunkan kadar kolesterol total dan kolesterol LDL. Selain itu, beta glucan juga membantu menjaga sistem pencernaan. Tambahkan madu, susu rendah lemak dan potongan stroberi untuk agar jauh lebih nikmat sebagai menu sarapan.

Apel
Apel memiliki kandungan fitokimia yang disebut quercetin yang bertindak sebagai anti peradangan dan dapat membantu mencegah penggumpalan darah. Apel juga memiliki kandungan serat dan vitamin. Makan satu buah apel dengan campuran kacang kenari dan almond sebagai kudapan sehat

Kacang almond
Almond dan kacang-kacangan lainnya mengandung minyak sehat, vitamin E dan zat lain yang  membantu menjaga kadar kolesterol. Almond juga merupakan sumber protein yang baik dan mengandung banyak serat. Jadikan almond atau kacang-kacangansebagai camilan saat menonton TV.

Red Wine
Konsumsi red wine terbukti baik untuk jantung. Pasalnya red wine memiliki antioksidan tinggi yang disebut resverartrol. Kandungan senyawa yang baik melindungi kesehatan jantung anda.

Bijian Utuh
Setiap butir bijian utuh menyediakan vitamin dan serat yang dapat membantu menjaga jantung  tetap sehat. Bisa berupa sandwich whole wheat dengan  irisan daging ayam , dan  tomat. Mengenyangkan dan sehat!

Sayur Hijau
Sayuran hijau mengandung folat, dan vitamin E, yang dapat menjaga kadar homoseistein. Konsumsi sayuran berdaun hijau juga dapat melindungi daya ingat karena faktor usia.

Tomat
Tomat yang mengandung vitamin dan likopen telah terbukti mengurangi risiko penyakit jantung. Tambahkan irisan  tomat pada sandwich atau pasta gandum. Bahkan, saus tomat dan tomat kalengan yang biasa dibeli di toko mengandung kadar lycopene dua kali lebih banyak dari tomat biasa.

Kedelai
Protein pada kedelai telah terbukti untuk mencegah serangan jantung. Kandungan protein dalam kedelai sangat baik untuk pengganti daging merah. Olahan kedelai seperti tempe, tahu, dan kecap bisa menjadi selingan menu yang menyehatkan.
sumber : www.detikfood.com