Showing posts with label diabetes. Show all posts
Showing posts with label diabetes. Show all posts

Saturday, August 13, 2011

Lidah Buaya dan Klabet Atasi Diabetes

Lidah Buaya dan Klabet Atasi Diabetes
Foto: www.waroenginfo.com 
detikfood.com - Penyakit diabetes adalah penyakit yang cukup mematikan dan bisa menimpa siapa saja. Tapi diabetes bisa diatasi dengan makanan alami yang ada di sekitar kita. Seperti lidah buaya yang bisa mengatasi masalah diabetes secara perlahan.

Banyak orang yang terkena penyakit diabetes langsung berhenti mengkonsumsi makanan manis. Apabila ini berlangsung lama, akan membuat tubuh kekurangan gula yang menyebabkan tubuh Anda kuning dan lemas. Penderita diabetes memang dilarang makan segala jenis makanan manis. Tetapi bukan berarti berhenti mengkonsumsi gula hanya saja jenis dan jumlahnya yang diganti.

Penyakit diabetes juga bisa dihindari dan diobati dengan makan makanan alami yang ada di sekitar kita berikut ini:

Bawang Merah
Bumbu dapur yang satu ini dipercaya berabad-abad lalu untuk pengobatan, termasuk mengondtrol gula darah. Bawang merah mengandung flavanoid quercetin yang dikeal mampu menurunkan kadar glukosa. Bawang akan bermanfaat maksimal jika dikonsumsi secara mentah namun sayangnya aromanya yang menyengat sangat mengganggu.

Jahe
Wedang jahe ternyata tidak hanya bisa menghangatkan badan saja. Rasa hangat jahe dapat melunturkan racun yang ada di saluran pembuluh darah penyebab diabetes.

Lidah Buaya
Lidah buaya yang dipercaya dapat menyuburkan rambut ternyata menjadi obat diabetes cukup ampuh. Minum jus lidah buaya setiap hari sebagai minuman tonikum yang menjadi antibodi yang baik untuk tubuh. Lidah buaya siap olah bisa didapat di supermarket ataupun pasar tradisional.

Klabet
Rempah berbentuk mungil keras seperti batu ini banyak dipakai sebagai bumbu kari dan aneka masakan. Selain bikin makanan sedap, klabet bisa menjaga gula darah dalam keadaan stabil. Klabet kaya akan asam amino, 4-hydroxyisoleucine yang menstimulus pankreas dalam menghasilkan insulin.
sumber : www.detikfood.com

Tuesday, May 24, 2011

Gula Bisa Picu Penyakit Jantung

Gula Bisa Picu Penyakit Jantung
Foto: timmersgems.com


detikfood.com - Pernah mencoba minum kopi atau teh tanpa gula? Mungkin terasa kurang enak untuk pertama kali. Cobalah untuk memulainya. Karena menurut riset, konsumsi gula berlebih tidak hanya beresiko pada penyakit jantung, tapi juga bisa memicu banyak penyakit lain!

Menikmati rasa manis memang menyenangkan, namun juga harus lebih berhati – hati. Sebab gula bukanlah gula pasir atau gula putih saja, semua produk makanan dan camilan ringan selalu ditambahkan gula. Bisa berupa madu, molases, necktar, fructose, glucose, sirop jagung dan semua bentuk olahan gula lainnya.

Seperti yang dikulas sheknows, banyak makan makanan dengan kadar gula tinggi bisa memicu terjadinya masalah kesehatan, antara lain :

Bahaya Untuk Jantung
Menurut The Emory School of Medicine Atlanta, makan gula berlebih bisa memicu tingkat HDL - kolesterol baik lebih rendah dan tingkat trigliserida - lemak jahat dalam darah lebih tinggi. Dua hal inilah yang memicu penyakit jantung koroner dan stroke serta peradangan.

Obesitas
Banyak makan makanan yang tinggi gula bisa memberikan tubuh banyak kalori yang menyebabkan penambahan berat badan serta memicu obesitas.

Diabetes tipe2
Banyak mengkonsumsi gula bisa menyebabkan obesitas yang juga dapat meningkatkan resiko terkena diabetes tipe2. The American Diabetes Association menyarankan untuk mengganti gula dengan pemanis alami, sehingga bisa mengekang nafsu makan dan mengendalikan kadar gula dalam darah.

Mengurangi energi tubuh
Mengkonsumsi gula dalam kadar yang cukup memang bisa meningkatkan energi, namun jika kadar gula yang dikonsumsi berlebih bisa menyebabkan penurunan energi secara tajam. Tubuh mudah lesu dan lapar. Pilihlah makanan dengan gula alami seperti buah segar dan yogurt.

Merusak gigi
Menurut American Dental Association, makan dan minuman tinggi gula bisa menyebabkan kerusakan pada gigi (lubang pada gigi). Sebab, gula bisa memproduksi asam yang dapat mengikis email gigi.
sumber : www.detikfood.com

Tuesday, April 5, 2011

Pahit..Pahit..Pahit.., Biar Diabetes Menjauh

img
(Foto: thinkstock)


detikhealth.com, Makanan serba manis, tinggi karbohidrat dan hidup bermalasan sangat cepat menimbun kadar gula darah yang tinggi pemicu diabetes. Jangan manjakan lidah dan tubuh karena walau terasa berat dan pahit tapi hasilnya diabetes bisa menjauh.

Diabetes mellitus (DM) atau yang sering disebut sebagai kencing manis merupakan penyakit yang serius dan tidak bisa disembuhkan.

Diabetes merupakan penyakit yang sangat serius dan bisa menjadi faktor risiko dari berbagai penyakit berbahaya seperti penyakit jantung dan stroke.

Meski kebanyakan penyakit diabetes menurun dalam keluarga, gaya hidup yang sehat dapat menjadi cara mudah untuk mencegah diabetes.

Berikut beberapa cara mudah mencegah diabetes, seperti dilansir Healthmad, Selasa (5/4/2011):

1. Makan gandum utuh bukan yang terigu
Roti dan sereal gandum kaya akan serat yang dapat membuat tubuh dengan mudah menjaga kadar gula darah. Makan tiga potong roti gandum sehari bisa mengurangi risiko Anda terkena diabetes sebanyak 38 persen.

2. Ganti snack dengan buah
Makan tiga porsi apel, pir atau buah lain dalam 1 hari dapat mengurangi risiko terkena diabetes sekitar 31 persen. Itu sudah cukup untuk mengubah pra-diabetes menjadi orang yang sangat sehat.

Buah memiliki banyak serat larut serta senyawa pengontrol insulin lainnya. Tapi minum jus buah membuat serat ini akan menjadi lebih sedikit dibandingkan dengan buah utuh.

3. Matikan televisi lebih awal
Pemotong jam menonton televisi selama dua jam sehari sudah dapat mengurangi risiko masalah berat badan serta diabetes sebanyak 20 persen.

4. Minum susu tanpa lemak dan tinggi kalsium
Cara mudah lain untuk menstabilkan gula darah adalah dengan mengonsumsi kalsium dan vitamin D. Menurut sebuah penelitian, semakin banyak nutrisi kalsium dan vitamin D maka dapat mencegah datangnya diabetes hingga 20 persen untuk 20 tahun ke depan.

5. Masak dengan lemak baik
Masaklah dengan menggunakan lemak baik seperti minyak kelapa, wijen atau minyak zaitun. Dosis harian dari lemak tumbuhan ini dapat membantu penggunana glukosa oleh tubuh dengan baik, sehingga bisa mengurangi risiko wanita mengalami masalah gula darah sedikitnya 22 persen.

6. Minum kopi atau teh pahit atau dengan sedikit gula
Penelitian dari The University of Sydney menunjukkan bahwa setiap cangkir kopi yang diminum seseorang bisa mengurangi risiko diabetes hingga 7 persen. Dari enam studi yang ada, diketahui bahwa mengonsumsi 3 hingga 4 cangkir kopi sehari bisa menurunkan risiko diabetes sampai 36 persen.

Tapi ingat, minum teh atau kopi ini sebaiknya dengan kadar gula sedikit, bukan seperti kebanyakan orang Indonesia yang biasa memberikan gula terlalu banyak.

7. Makan kacang-kacangan atau sumber magnesium
Almond, kacang mete dan kacang Brazil adalah sumber utama magnesium yang dapat membantu mengurangi risiko gula darah tinggi sebesar 31 persen. Hal ini juga dapat mengurangi risiko orang terkena diabetes seumur hidup sebesar 22 persen.

Jika Anda tidak suka makan kacang-kacangan, Anda bisa makan tahu, salmon, halibut, bayam dan alpukat. Makanan ini juga merupakan sumber besar magnesium.

8. Cukup istirahat
Kurang tidur dapat membuat kadar hormon stres kortisol melambung hingga 37 persen sehingga memicu terjadinya resistensi insulin dan diabetes. Oleh karena itu, istirahatlah dengan cukup dengan 7-8 jam tidur setiap malam.

9. Olahraga teratur
Selain mengubah pola makan, Anda harus memasukkan olahraga atau latihan aerobik dalam rutinitas harian. Menurunkan berat badan juga akan membantu menghindari diabetes.
sumber : www.detikhealth.com

Wednesday, March 30, 2011

Air Putih Melunturkan Lemak?

Air Putih Melunturkan Lemak?
Foto: liasutandio.files.wordpress.com 
detikfood.com - Banyak mitos tentang makanan dan minuman yang berkembang di masyarakat sejak lama. Padahal belum tentu teruji kebenarannya, atau mungkin terlalu banyak penambahan materi di dalamnya. Benarkah demikian?

"Eh, jangan kebanyakan makan cokelat nanti gemuk!" atau "Minum air putih yang banyak deh, berat badan nanti juga turun," dua diantara ungkapan demikian sering kita dengar. Banyak mitos yang berkembang di masyarakat tentang makanan, padahal belum tentu juga kebenarannya. Berikut ini beberapa jenis makanan yang telah terbukti salah ditafsirkan banyak orang.

Minum Air Lunturkan Lemak

Banyak yang berpikir kalau minum banyak air putih akan melunturkan lemak di dalam tubuh, padahal kenyataannya tidak demikian. Minum banyak air putih setiap harinya akan membuat porsi makan lebih sedikit dan menghindarkan dari  dehidrasi. Minum dua gelas air putih setengah jam sebelum makan, akan membuat porsi makan berkurang.

Kentang Goreng Penyebab Jerawat
Menghindari kentang goreng atau tempe goreng karena takut jerawatan? Masalah utama bukanlah pada kentang gorengnya, namun pada minyak yang digunakan untuk menggoreng. Terlalu banyak makan makanan yang digoreng ataupun yang menggunakan minyak nabati akan memicu timbulnya jerawat. Pastikan tangan Anda dibersihkan dari minyak sebelum menyentuh wajah, karena sisa minyak yang menempel pada kulit wajah pun bisa menimbulkan jerawat.

Wortel Cerahkan Penglihatan
Banyak yang menduga, dengan mengkonsumsi wortel dalam jumlah yang banyak membuat mata minus kembali normal. Padahal pada kenyataannya tidak demikian. Wortel memang kaya akan vitamin A yang sangat baik untuk kesehatan mata tapi bukan berarti sebagai obat menghilangkan minus. Mengkonsumsi wortel secara teratur, akan membuat mata (normal) selalu dalam keadaan sehat dan penglihatan tidak terganggu.

Mitos Makan Malam
Makan malam kadang dikaitkan sebagai salah satu penyebab kegemukan. Meskipun sedikit benar, namun tidak menjadi penyebab utama. Mengkonsumsi kalori berlebihan di siang hari pun bisa jadi penyebab naiknya berat badan. Pastikan makan dua jam sebelum tidur, dan langsung menyikat gigi agar keinginan makan teredam. Jangan menyimpan camilan apapun di kulkas  kecuali buah-buahan yang mengandung serat.

Gula Penyebab Diabetes
Diabetes tidak melulu disebabkan oleh gula, tapi gula dapat menambah berat badan. Gula memiliki peran meningkatkan berat badan yang beresiko terkena diabetes type 2. Makan banyak karbohidrat pun bisa menyebabkan diabetes, karena kadar glukosa dalam karbo juga tinggi. Untuk menyeimbangkannya konsumsi cukup serat dari sayur dan buah-buahan, dan usahakan untuk mengkonsumsi gula sesedikit mungkin dalam sehari.
sumber : www.detikfood.com

Friday, March 11, 2011

Kiwi si Cantik Asam yang Sarat Khasiat

Kiwi si Cantik Asam yang Sarat Khasiat


detikfood.com - Buah yang kulitnya cokelat berbulu halus ini memiliki daging buah yang hijau cantik. Rasa asamnya yang dominan karena kaya akan vitamin C. Ternyata ada berbagai khasiat dahsyat kiwi yang lain buat kesehatan!

Jika Anda termasuk salah seorang yang suka dengan buah dengan rasa yang asam, buah kiwi pasti bisa langsung jadi favorit. Buah asal New Zealand ini ternyata tidak hanya enak dimakan dan cantik dijadikan hiasan kue, tapi juga mengandung mineral dan vitamin yang baik untuk kesehatan.

"Kiwi mengandung vitamin A, C dan E yang luar biasa banyak. Vitamin C adalah antioksidan yang larut dalam air yangmampu menjaga tubuh dari radikal bebas yang masuk melalui makanan danjuga udara. Menghindari penyakit kanker, jantung, dan obesitas. Vitamin E pun memiliki manfaat yang tak seberapa jauh dengan vitamin C. Bedanya, vitamin E larut dalam lemak," ujar Chef DC Bhatt dari Cabannas, Tivoli Grand Hotel.

Serat dalam buah kiwi membantu melancarkan pencernaan, membantu mengurangi resiko diabetes dengan mengendalikan kadar gula. Mencegah terjadinya kanker usus besar, karena seratnya mengikat racun dan membawanya keluar bersama feses. Tidak hanya itu saja, serat ini juga membantu Anda untuk menurunkan kadar kolesterol.

Di beberapa jurnal kesehatan jugatercatat kalau buah kiwi juga bisa mencegah terjadinya asma dan juga batuk pada anak-anak. Nah, kalau sudah tahu banyaknya manfaat dari kiwi tunggu apalagi? Pastikan buah yang berwarna hijau segar ini ada di menu makan Anda minimal sekali dalam seminggu.
sumber : www.detikfood.com

Diet a la Mediterania

Diet a la Mediterania
Foto: www.safe-and-easy-weightloss.com


detikfood.com- Beberapa tahun terakhir ini, banyak sekali jenis diet bermunculan. Mulai dari diet karbo, diet rendah lemak, diet gula hingga diet Mediterania. Tujuannya tetap sama, namun dengan metode yang berbeda. Nah, apa sih yang dimaksud dengan diet Mediterania?

Ingin tubuh yang ideal bak seorang model? Tidak sedikit orang yang melakukan diet ketat untuk mendapatkannya. Konsultasi dengan dokter gizi, melakukan berbagai macam diet, mulai dari diet karbo, diet gula, diet golongan darah, hingga diet yang banyak cukup populer di luar negeri.

Salah satunya adalah diet Mediterania. Pola diet ini ditandai dengan cara mengkonsumsi makanan yang mengandung asam lemak tak jenuh tunggal. Seperti dari buah zaitun, dan minyak zaitun. Serta ditambahkan dengan menu lainnya seperti buah-buahan, sayuran, sereal gandum, dan produk susu rendah lemak.

Diet Mediterania ini cukup membawa efek yang positif, selain membantu sistem metabolisme tubuh menjadi lebih baik, diet ini juga menurunkan kadar trigliserida, tekanan darah, metabolisme glukosa, dan kadar kolesterol jahat dalam darah.

"Kesehatan manusia jaman sekarang ini cenderung menurun, dikarenakan metabolisme tubuh tidak baik. Penyakit jantung, diabetes dan obesitas adalah tiga diantara penyakit yang kerap kali dijumpai di masyarakat," ujar Demosthenes Panagiotakos, profesor di biostatistik-Epidemiologi Gizi, Departemen Ilmu Diet - Nutrisi, Harokopio University of Athens.

Diet Mediterania adalah salah satu diet yang sudah cukup terkenal dan bisa dipelajari dengan cepat. Berdasarkan penelitian
diet ini bisa menurunkan resiko kematian yang disebabkan oleh penyakit jantung, diabetes, obesitas, dan juga kanker.

Hal ini dikarenakan anti-oksidan dan juga efek anti-inflamasi yang didapat dari diet Mediterania secara keseluruhan. Karena makanan yang dikonsumsi seperti zaitun, ikan salmon, sayuran hijau, dan buah-buahan mengandung anti-oksidan yangtinggi. "Dengan mengatur pola makan ini, bisa membantu menjag akesehatan tubuh dan tidak hanya menurunkan berat badan dan membentuk tubuh yang ideal." tutupnya.
sumber : www.detikfood.com

Wednesday, February 23, 2011

Sarang Semut, Obati Diabetes

Sarang Semut, Obati Diabetes Bangkitkan Gairah Seks detikfood.com- Kalau mendengar namanya, pastilah tidak terbayang bentuknya seperti apa. Tapi ternyata, dibalik itu semua ada segudang manfat untuk kesehatan lho! Mulai dari mengobati diabetes, menjaga daya tahan tubuh, hingga mengembalikan gairah seks.

Saat mendengar nama 'sarang semut' apa yang ada di benak Anda? Yak, tanaman yang satu ini memang lebih dikenal dengan nama sarang semut dibandingkan dengan nama ilmiahnya Myrmecodia Pendans. Bukan sarang yang banyak dilihat di dalam tanah, karena sarang semut ini merupakan tanaman yang memang menjadi liang bagi semut.

Ternyata, tanaman yang banyak di jumpai di tanah Papua ini memiliki khasiat yang beragam. Sebut saja menjaga daya tahan tubuh, mengobati diabetes, mengobati wasir, gangguan jantung, gangguan fungsi ginjal, maag, stroke, hingga memulihkan gairah seks.

Sarang semut pertama kali ditemukan di pedalaman Papua. Biasa dijadikan campuran bubur ataupun sebagai minuman oleh penduduk setempat. Di Papua, sarang semut sama populernya dengan buah merah. Di dalam sarang semut terdapat kandungan polifenol, antioksidan, glikosida. Oleh karenanya, sarang semut ini juga baik dikonsumsi oleh mereka yang sehat guna menjaga sistem kekebalan tubuh.

Tanaman sarang semut ini dari luar tampak seperti tanaman biasa, namun saat dilihat di bagian dalam akan tampak seperti labirin. Disinilah biasanya semut-semut ini berkoloni. Tanaman sarang semut yang digunakan adalah yang berusia cukup tua, yang kemudian dijemur atau dikeringkan.

Cara mengkonsumsinya pun mudah, cukup dengan merebusnya saja. Kemudian diminum sesuai kebutuhan. Apabila untuk menjaga daya tahan tubuh, bisa diminum setiap hari satu gelas. Sayangnya, sarang semut ini masih sulit dijumpai di Jakarta. Kalaupun ada, biasanya harganya relatif mahal sekitar Rp 100.000 hingga Rp 200.000 per kilo nya.
sumber : www.detikfood.com

Benarkah Madu Lebih Sehat Dibanding Gula?

img
foto: Thinkstock

detikhealt.com-, Berabad-abad lamanya, madu diyakini sebagai obat mujarab di berbagai tradisi di seluruh dunia. Ada yang menggunakannya sebagai obat, ada juga yang menjadikannya resep untuk awet muda. Benarkah madu aman dan bermanfaat untuk siapapun?

Manfaat mengkonsumsi madu memang sangat berlimpah, namun bukan berarti tidak ada risiko sama sekali. Pada beberapa kondisi, madu tidak memberikan manfaat lebih dan bahkan ada kalanya malah menyebabkan penyakit yang bisa mengancam jiwa.

Untung rugi mengkonsumsi madu bila dibandingkan dengan gula antara lain sebagai berikut, seperti dikutip dari Livestrong, Rabu (23/2/2011).

1. Madu berkhasiat obatSebuah penelitian yang dimuat di Archives of Pediatrics and Adolescent Medicine tahun 2007 membuktikan khasiat madu dalam mengatasi batuk pada anak umur 2-18 tahun. Pemberian sesendok madu setiap malam menjelang tidur efektif mengatasi infeksi saluran napas yang menyebabkan batuk.

Khasiat lainnya adalah kandungan antioksidan, yang menjaga sel-sel tubuh dari kerusakan akibat efek penuaan. Oleh karena itu, tidak salah jika ada yang menganggap madu adalah resep mujarab bagi yang ingin awet muda.

2. Madu memberikan lebih banyak energiDalam jumlah yang sama, satu sendok teh madu mampu memberikan energi lebih banyak yakni sekitar 21 kalori sementara gula hanya 15 kalori. untuk menghasilkan tingkat rasa manis yang sama, madu juga hanya perlu diberikan dalam jumlah yang lebih sedikit dibandingkan gula.

Bukan hanya kalori dan rasa manis, madu juga kaya akan kandungan vitamin terutama B-1, B-2, B6 dan C. Selain itu madu juga mengandung mineral seperti kalsium, posphor, kalium, zinc dan tembaga dengan komposisi yang berbeda tergantung jenis madunya.

3. Madu bukan pengganti gula untuk diabetesSama seperti gula, madu juga dapat meningkatkan kadar gula darah pada pengidap diabetes sehingga tidak boleh dikonsumsi berlebihan. Dikutip dari Mayo Clinic, belum ada bukti ilmiah bawa madu punya manfaat lebih sebagai pengganti gula bagi pengidap diabetes.

4. Madu tidak baik untuk bayiMeski pada umumnya aman bagi siapapun, madu tidak dianjurkan bagi bayi usia kurang dari 1 tahun. Risiko pemberian madu pada anak usia tersebut adalah botulisme yang mematikan, karena bakteri clostridium yang ada pada madu mudah berkembang biak di perut bayi.
sumber : www.detikhealth.com

Friday, February 4, 2011

Pare Efektif Cegah Diabetes

Pare Efektif Cegah Diabetes
Foto : www.just-seeds.co


Siapa yang tak kenal pare? Orang sering menghindari sayur satu ini karena rasanya pahit. Meskipun pahit, pare ternyata banyak memberi manfaat untuk kesehatan tubuh. Dengan sedikit trik, pare tetap enak dimakan dan bisa mencegah beragam penyakit.

Sayuran yang satu ini merupakan tanaman rambat dengan buah berbentuk bulat panjang dengan ujung runcing. Kulitnya yang berlekuk-lekuk menjadi ciri khasnya. Jenisnya juga beragam, ada pare kecil, pare bangkok dan pare putih.

Ciri khas sayuran berwarna hijau ini adalah rasanya yang pahit. Ternyata rasa pahit sayuran ini justru memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Beragam penyakit bisa dicegah dengan makan sayuran yang bernama Latin Momordica Charabtia ini.

Seperti yang dilanisr times of india, ada beberapa manfaat yang dimiliki oleh tanaman yang berasal dari kawasan Asia Tropis ini.

Diabetes
Pare mengandung senyawa insulin atau tanaman hipoglikemik yang sangat efektif dalam menjaga naiknya kadar gula dalam darah. Sebab, tanaman ini dikenal dapat meningkatkan intoleransi glukosa pada orang yang terkena serangan dari diabetes millitus atau kencing manis.

Kolera
Pare yang dibuat jus dengan  bawang merah dan air jeruk nipis bermanfaat dalam mengobati penyakit kolera pada tahap awal.

Kekebalan Tubuh
Jangan takut dengan rasa pahit  sayuran satu ini. Sebab, pahit yang terdapat pada rasanya berkhasiat untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Daya tahan tubuh meningkat dengan makan pare secara teratur.

Menggempur Lemak
Minum dua gelas jus pare yang dicampur susu atau buttermilk, tiga kali sehari bisa menggempur lemak tubuh. Karena itu sangat baik dikonsumsi oleh mereka yang sedang berdiet.

Penyakit Kulit
Jika pare dimakan secara teratur tiap hari, berbagai jenis penyakit  kulit bisa dicehak. Teratur . Seperti, psoriasis dan infeksi jamur (kurap atau kudis).

Detox
Jus pare bisa menjadi minuman yang menyehatkan. Karena pare bisa membantu proses detoksifikasi (pembuangan zat-zat beracun) dalam tubuh. Hasilnya tubuh lebih bugar dan sehat.

Pare bisa dimakan secara teratur, untuk lauk bisa ditumis atau dijadikan lalap rebus bersama sayuran lain dan sambal, Untuk menghindari rasa pahitnya, setelah dipotong-potong, remas-remas pare dengan sedikit garam dan gula hingga layu. Peras, bilas bersih lalu masak sesuai selera.

sumber : www.detikfood.com

Wednesday, December 29, 2010

Bawang Putih Baik untuk Orang Diabetes

img
(Foto: thinkstock)
Jakarta, Bawang putih selain sebagai penyedap masakan juga berfungsi sebagai obat herbal. Kandungan dalam bawang putih terbukti membantu mengatasi beberapa penyakit, termasuk juga bagi orang diabetes.

Diabetes melitus adalah penyakit kronik karena gangguan kerja dari insulin. Orang yang sudah terdiagnosa diabetes harus pandai-pandai mengontrol makanan yang ia konsumsi karena diabetes tidak bisa disembuhkan.

Bawang putih bisa menjadi salah satu makanan yang diprioritaskan untuk penderita diabetes. Bawang putih mengandung protein, vitamin A, B-1 dan C, juga terdiri dari mineral penting seperti kalsium (cocok sebagai pencegah hipertensi), magnesium, kalium, besi dan selenium serta asam amino penting.

Dilansir Healthmad, Rabu (29/12/2010), lasuna atau ramuan herbal bawang putih mengandung bahan alami yang sangat membantu untuk mengurangi tingginya kadar gula darah dan juga mengatur tingkat gula berbahaya dalam tubuh.

Tingginya kadar gula dalam tubuh bisa sangat kejam dan berbahaya, karena dapat menyebabkan berbagai penyakit mematikan, seperti kerusakan jantung, serangan jantung, kerusakan ginjal dan begitu banyak tambahan masalah dalam organ-organ tubuh.

Selain itu, bawang putih juga sangat membantu mengurangi tekanan darah tinggi dan mengendalikan gerakan aliran darah pada organ tubuh.

Bawang putih dapat menghentikan pembekuan darah di pembuluh darah tubuh. Lasuna juga dapat membantu kondisi yang berkaitan dengan berbagai masalah dari sistem pencernaan, tumor dan mengembangkan dan memelihara sistem kekebalan tubuh.

Tak hanya itu, daun pada bawang putih juga memiliki bahan alami yang dapat menghilangkan kandungan merkuri yang mematikan. Serta sangat baik untuk masalah seksual, pasokan energi dan juga menaikkan energi seksual.
sumber : www.detikhealth.com

Tuesday, September 28, 2010

MANFAAT BUAH MAHKOTA DEWA

Khasiat Mahkota Dewa
Tumbuhan dengan nama ilmiah Phaleria macrocarpa di kenal juga dengan nama simalakama (Melayu/Sumater), Makuto Dewo (Jawa). Tanaman ini berasal dari Papua dan sudah terkenal berkhasiat untuk mengobati berbagai macam penyakit, seperti: Diabetes Mellitus, Kanker dan Tumor, Hepatitis, Rematik dan Asam urat



1. Diabetes Mellitus
Pengobatan: Minum air rebusan
Cara membuat: - Ambil 5-6 buah mahkota dewa, iris dan cuci bersih.
- Rebus bahan dalam 5 gelas air, biarkan rebusan hingga air tersisa 3 gelas
- Saring air rebusan, minum 3 kali sehari (masing-masing 1 gelas)

2. Kanker dan Tumor
Pengobatan: Minum air rebusan
Cara membuat: - Campur 5 gram daging buah mahkota dewa kering dengan 15 gr temu putih, 10 gr sambiloto kering dan 15 gr cakar ayam kering, cuci bersih semua bahan
- Rebus semua bahan dalam 5 gelas air, biarkan rebusan hingga air tersisa 3 gelas
- Saring air rebusan, tunggu sampai dingin dan minum 3 kali sehari masing-masing 1 gelas. Ramuan diminum 1 jam sebelum makan

3. Hepatitis
Pengobatan: Minum air rebusan
Cara membuat: - Campur 5 gram daging buah mahkota dewa kering dengan 15 gr pegagan, 10 gr sambiloto kering dan 15 gr daun dewa, cuci bersih semua bahan
- Rebus semua bahan dalam 5 gelas air, biarkan rebusan hingga air tersisa 3 gelas
- Saring air rebusan, tunggu sampai dingin dan minum 3 kali sehari masing-masing 1 gelas.

4. Rematik dan Asam urat
Pengobatan: Minum air rebusan
Cara membuat: - Campur 5 gram daging buah mahkota dewa dengan 15 gr akar sidaguri, 10 gr sambiloto kering, cuci bersih semua bahan
- Rebus semua bahan dalam 5 gelas air, biarkan rebusan hingga air tersisa 3 gelas
- Saring air rebusan, tunggu sampai dingin dan minum 3 kali sehari masing-masing 1 gelas. Ramuan diminum 1 jam sebelum makan