Showing posts with label cabai. Show all posts
Showing posts with label cabai. Show all posts

Wednesday, November 27, 2013

Manfaat Cabai Untuk Kesehatan

Sebenarnya cabe kaya akan vitamin A, C dan K, dan sangat baik untuk kesehatan, selama dikonsumsi dengan cara dan jumlah yang tepat. Cabai memang tidak diijinkan dikonsumsi terlalu banyak karena bisa-bisa Anda menghabiskan waktu seharian di kamar mandi akibat sakit perut.

Walaupun rasanya pedas dan membuat mulut seperti kebakaran, telah dibuktikan bahwa cabai memberikan kontribusi yang cukup besar bagi kesehatan. Apakah itu?

1. Cabai dapat menurunkan tekanan darah tinggi. Mereka yang cenderung memiliki tekanan darah yang terlalu tinggi dianjurkan untuk mengkonsumsi cabai. Tentunya tidak dalam jumlah yang berlebihan. Susunan dalam cabai, yang disebut sebagai Capsaicin inilah yang memiliki kemampuan untuk membantu penyembuhan beberapa penyakit tertentu, termasuk darah tinggi.

2. Baik untuk jantung. Siapa yang menyangka si cabai yang pedas ini baik untuk kesehatan jantung kita. Namun banyak orang telah membuktikan, pengonsumsian makanan pedas bahkan dapat menghambat pertumbuhan sel kanker. [break]

3. Membantu menjaga bentuk tubuh. Apa ya kira-kira hubungannya? Apakah karena rasanya pedas sehingga nafsu makan berkurang? Ya, mungkin itu bisa terjadi. Namun hal yang paling masuk akal adalah karena kandungan vitamin C-nya. Rata-rata dalam menu kesehariannya orang seringkali melewatkan menu buah-buahan. Sehingga cabai membantu memenuhi kebutuhan vitamin C.

4. Membantu mencegah stroke dan serangan jantung.


5. Membantu menghentikan pendarahan

6. Membantu meringankan sakit pada otot. Beberapa cream untuk meredakan sakit pinggang, otot, dan pegal-pegal menggunakan keampuhan cabai. Rasa panas yang ditimbulkannya ternyata mampu meringankan sakit otot. Hati-hati, jangan memakai terlalu banyak karena ia juga mampu meninggalkan semacam luka bakar pada kulit Anda karena panasnya.

7. Meningkatkan oksigen di tubuh

8. Kaya akan vitamin A, C, dan K.

itulah beberapa manfaat dari cabai jadi jangan ragu untuk menambahkan cabai dalam masakan anda.

Wednesday, April 20, 2011

Cabai Percepat Metabolisme

Cabai Percepat Metabolisme
Foto: www.fitbie.com


detikfood.com - Mengurangi asupan kalori tidak hanya dengan cara mengurangi asupan makanan yang Anda makan, tetapi juga bisa dari jenisnya. Seperti halnya cabai, cokelat, dan sayuran ternyata bisa juga membantu mengurangi jumlah kalori tubuh. Bagaimana bisa?

Ingin kurus? Mengurangi jumlah kalori yang dikonsumsi sehari-hari memang cara yang paling ampuh. Meskipun begitu, jenis makanan yang Anda makan juga mempengaruhi cepat atau lambatnya pembakaran kalori dalam tubuh. Dengan mengkonsumsi makanan yang tepat bisa membantu mengaktifkan kalori diet, mengurangi nafsu makan, dan membakar kalori yang lebih yang dilakukan selama proses pencernaan.

Chewy Food
Makanan berserat dan bertekstur kenyal seperti daging rendah kalori, buah-buahan, sayuran, dan kacang-kacangan, merupakan jenis makanan yang bisa membuat tubuh Anda bekerja ekstra. Hal ini berdampak baik karena bisa membantu membakar kalori dalam tubuh lebih cepat karena diperlukan waktu yang lebih lama untuk mengunyah dan memproses di lambung. Selain itu, makanan berserat ini akan membuat lambung Anda lebihc epat kenyang dibandingkan dengan makanan yang seratnya sedikit.

Hearty Foods
Sayuran, buah-buahan, beras merah, gandum, adalah beberapa jenis makanan yang baik untuk kesehatan hati. Karena berserat, sehingga sedikit kemungkinan untuk Anda mengisi piring kedua ketika makan. Kegiatan mengunyah makanan di mulut juga membuat kalori Anda terbakar sebesar 10%,lho!

Energizing Food
Yang termasuk ke dalam Energizing food adalah teh hitam, kopi, teh hijau, dan juga dark chocolate. Dengan catatan, kesemuanya tidak ditambahkan susu, krim, atau gula, karena kafein merupakan stimulan ke sistem saraf pusat yang dapat meningkatkan metabolisme tubuh 5 hingga 8% atau dengan kata lain dapat membakar kalori sekitar 80-128 per hari. Teh hijau tidak memiliki banyak kafein, tapi memiliki catechin, antioksidan yang meningkatkan metabolisme sebesar 4% atau sekitar 80 kalori per hari.

Warming Food
Warming disini bukan berarti makanan hangat, melainkan makanan yang memberikan efek menghangatkan di dalam tubuh, seperti lada, kayu manis, jahe, bawang putih, cengkih, cabai, paprika dan juga vinegar. Kesemua makanan tadi mengandung capsaicin, senyawa kimia yang membuat tubuh seperti panas bahkan terbakar tiap kali dimakan. Pengeluaran energi karena rasa panas ini dapat membakar kalori hingga 100 kalori berdasarkan studi baru dari UCLA. Senyawa dalam makanan-makanan tadi mengikat reseptor saraf dan mengirim sinyal ke otak sehingga metabolisme bekerja lebih cepat.
sumber : www.detikfood.com